Kumparan Logo

Tak Mudah bagi Man United untuk Merayu Maguire

kumparanBOLAverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bek Leicester City, Harry Maguire. Foto: Andrew Boyers/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Bek Leicester City, Harry Maguire. Foto: Andrew Boyers/Reuters

Nama besar Manchester United rupanya tak membuat Harry Maguire silau. Bek tengah Leicester City itu dikabarkan tak akan memaksa timnya untuk melepasnya ke United apabila harga jualnya tidak sesuai.

Sudah bukan rahasia bahwa United meminati Maguire. Di awal Juli 2019, ‘Iblis Merah’ bahkan dikabarkan telah menawar Maguire dengan biaya yang cukup fantastis, 70 juta poundsterling.

Tawaran tersebut ditampik oleh Leicester. Kabarnya, Leicester memang mematok harga Maguire lebih dari 75 juta poundsterling. Jika nilai tersebut tak dipenuhi, Maguire tak akan dilepas oleh The Foxes.

embed from external kumparan

Nah, per laporan The Telegraph, Maguire pribadi tak akan melakukan mogok latihan atau semacamnya untuk memaksa Leicester menerima tawaran dari United. Bek berusia 26 tahun itu memang ingin pindah ke klub yang lebih besar. Namun, Maguire dinyatakan paham dengan sikap yang diambil Leicester menyoal penawaran untuknya.

Maguire memang baru meneken kontrak anyar dengan Leicester di awal 2018/2019, beberapa saat setelah Inggris tersingkir dari Piala Dunia 2018. Kontraknya itu baru berakhir tiga tahun lagi; di akhir 2022/2023. Durasi kontraknya yang masih panjang itu yang menjadi alasan mengapa Leicester enggan menurunkan harganya.

The Telegraph juga menyatakan bahwa, untuk saat ini, Maguire bahagia bersama Leicester. Sang pemain mengikuti penuh jadwal latihan pramusim Leicester, dan akan ikut partisipasi dalam uji tanding timnya.

Di satu sisi, United dikabarkan enggan untuk memenuhi permintaan Leicester. Alih-alih, United sebenarnya menilai harga Maguire seharusnya hanya berada di kisaran 50 hingga 60 juta poundsterling.

Tentu saja, Leicester merasa bahwa penilaian United terhadap Maguire tersebut terlalu rendah. Alasannya, juara Premier League 2015/2016 itu mengetahui bahwa United mengeluarkan 50 juta poundsterling untuk pemain bertahan yang tidak lebih berpengalaman ketimbang Maguire, Aaron Wan-Bissaka.

Menariknya, United diklaim tahu menyoal permintaan Leicester tersebut. Namun, untuk saat ini, mereka ngotot untuk tidak menebus Maguire.

Minat United terhadap Maguire sendiri mengundang reaksi yang cukup bertolak belakang. Banyak yang menganggap bahwa harga Maguire kelewat mahal, dan United bisa mendapatkan bek bagus dengan harga yang lebih murah. Salah satu contohnya adalah Toby Alderweireld, yang kabarnya bisa didapatkan dari Tottenham Hotspur dengan harga murah mengingat kontraknya hanya tersisa satu tahun lagi.

Maguire beraksi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 menghadapi Lithuania. Foto: AFP/Adrian Dennis

Di satu sisi, United memang butuh Maguire. Ia merupakan bek tengah tangguh dengan kemampuan distribusi yang baik—sesuatu yang disukai oleh pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer.

Per Whoscored, ia mencatatkan rata-rata 1 tekel, 1,2 intersep, 3,8 duel udara sukses, dan 4,9 sapuan per laga di Premier League 2018/2019. Persentase operan suksesnya juga apik, mencapai 85,6%.

Satu hal lagi yang membuat Maguire cocok dengan kebutuhan United adalah kewarganegaraannya. Solskjaer sempat meminta Direktur United, Ed Woodward, untuk memboyong pemain Britania ke dalam skuatnya.