Kumparan Logo

Wawancara dengan Tantan: Si Badak Siap Kembali Menggebrak

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tantan saat berlatih bersama Bandung B (Blitar United). Foto: Sandy Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tantan saat berlatih bersama Bandung B (Blitar United). Foto: Sandy Firdaus/kumparan

'Si Badak', begitulah julukan yang diberikan komentator televisi kepada Tantan. Karena penyerang Persib Bandung ini memang kuat dan tak segan untuk menerjang lawan demi mencetak gol.

Sosok asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini, memang memiliki perawakan yang dalam bahasa Sunda disebut seseg (kekar atau kuat). Mirip seperti badak yang kuat sekaligus kekar.

Selain ' Si Badak', Tantan juga acap dijuluki 'Si Kujang Lembang'. Julukan ini diberikan berdasarkan daerah asal Tantan. Sejak kecil, ia memang sudah aktif menghabiskan masa kecilnya dengan bermain bola di SSB Elput Lembang, sembari ikut mengurus sapi milik orang tuanya.

Sudah banyak tim yang ia bela di Indonesia, mulai dari Persikab, Persibo, Persitara, Sriwijaya FC, dan tentunya Persib. Ia pun tercatat pernah meraih beberapa gelar, seperti gelar juara Divisi Dua, gelar Inter Island Cup, dan tentu saja gelar Liga Super Indonesia.

Bukan cuma itu saja, ia juga pernah membela Timnas Indonesia. Debutnya bersama Timnas terjadi pada November 2013 silam, ketika Indonesia bersua Kyrgyztan. Saat itu ia masuk menggantikan Ahmad Bustomi pada menit 84. Indonesia sendiri berhasil menang 4-0 di pertandingan tersebut.

Dengan segala torehannya, pantaslah jika ia disebut sebagai salah satu pemain berpengalaman di kancah bola Indonesia. Namun, sekarang 'Si Badak' sempat menepi. Cedera lutut yang ia alami pada 2017 silam membuatnya harus banyak menjalani proses pemulihan dan rehabilitasi.

instagram embed

Setelah satu setengah tahun, Tantan bisa kembali berlatih bersama para pemain Persib di Lapangan Arcamanik Sport Jabar, Bandung, Selasa (18/6/2019) pagi WIB.

kumparanBOLA pun berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan pemain berusia 36 tahun tersebut. Berikut adalah hasil bincang-bincang kami.

Bisa cerita sedikit kang tentang cederanya? Sejak kapan dan apa jenisnya?

Cedera dari 2017 kalau enggak salah. Pertamanya kalau menurut MRI ada keretakan dari lutut. Terus ada retakannya sudah sembuh katanya. Terus ada ligamen yang harus diperbaiki, ACL. Akhirnya dioperasi sampai, ya. Alhamdulillah sekarang sudah bisa lari lagi, sudah bisa ikut latihan

(Masa penyembuhannya) hampir satu tahun setengah lebih. Selama cedera itu, ya, saya ikut fisioterapi. Paling naik sepeda, berenang

Sepanjang 2018 berarti enggak ikut latihan sama tim?

Enggak, ikut latihan baru ini 2019. Jadi selama proses penyembuhan saya sendiri saja. Latihan sendiri di rumah. Ya paling fitness, naik sepeda, berenang, begitu aja. Ya, karena belum berani latihan main bola, belum berani jogging.

Dulu jogging masih sakit tapi sekarang alhamdulillah sudah enggak sakit. Lari udah enggak sakit. Sekarang, lari sudah aman.

Tadi lihat Kang Tantan masih agak hati-hati, ya. Masih ada rasa trauma atau bagaimana? Lalu, bagaimana mengatasinya?

Memang yang susah itu yang traumanya. Ketakutannya. Ya, mungkin dengan seiringnya waktu insyaAllah ketakutannya hilang. Makanya kalau ada futsal di rumah itu ikut main seperti itu biar enggak takut lagi. Ketakutannya hilang

Tantan saat berlatih bersama Bandung B (Blitar United). Foto: Sandy Firdaus/kumparan

Nah, terus bisa masuk ke Persib B bagaimana ceritanya?

Kalau cerita mah apa ya, rencana tadinya mau kalau kaki sudah sembuh mau keluar. Cuma dari pengurus Persib, “Jangan dulu keluar Tan. Kita beli (klub) Liga 2." Saya bilang, “Ya sudah saya tunggu, Pak”. Seminggu kemudian ada kabar, “Sudah Tan kita deal. Ada Persib (juga) di Liga 2”. Ya, dari manajemen Persib, saya dipanggil untuk memperkuat Persib B

Kang Tantan menjadi Duta Akademi Persib dengan hadirnya Persib B ini. Pak Teddy Tjahjono (Direktur Persib) juga bilang dengan hadirnya ini buat jadi wadah pemain-pemain muda, ada tempat buat bermain. Kalau kata Kang Tantan, bagaimana pendapatnya?

Pendapat saya sangat bagus sekali. Di Bandung itu istilahnya sudah menjadi gudang pemain. Jadi pemain-pemain hebat banyaknya di Bandung itu anak-anak muda. Ya, contohnya Persib ini sangat bagus sekali berkembangnya. Ada akademi Persibnya, ada Persib U-21, ya, banyaklah. Nah di liga 2 ini istilahnya sudah kaya tim luar lagi

Kalau saya liat nanti kayak Barcelona. Kaya (Luis) Suarez dulu main di B dulu (karena skors). Sudah performanya naik lagi, pemain yang sembuh cedera langsung naik ke A. Iya jadi bagus lah. Apalagi buat wadah pemain baru

Di antara pemain-pemain lain, responnya bagus enggak buat Persib B ini? Apalagi sempat enggak disetujui PSSI

Iya bagus juga sih. Gapapa. Yang penting kita mah main aja. Tapi kalau sekarang banyak pemain luar juga di Persib B. Soalnya persiapannya cuma kita baru seminggu lebih

instagram embed

Oh iya, Liga 2 itu mulainya kapan?

Kalau rencana mah tanggal 23 (Juni), ya, kita lawan Cilacap, Intinya tim B ini sudah enggak ada masalah. Cuma persiapan saja yang mepet

Ada kemungkinan nanti di Persib B Kang Tantan bisa dipanggil lagi ke Persib senior?

Ya, kalau dipanggil lagi sama tim senior mungkin itu keputusan pelatih juga. Kalau pemain itu dilihat sama pelatihnya. Kalau memang saya dibutuhkan untuk main di Persib A lagi, ya, InsyaAllah saya siap