Kumparan Logo

5 Manfaat Kuaci, Camilan Gurih dari Biji Bunga Matahari

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi biji bunga matahari Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi biji bunga matahari Foto: Shutter Stock

Ngemil kuaci di sela-sela aktivitas memang membuat ketagihan. Sekali menyantapnya, pasti susah untuk berhenti mengunyah biji dari bunga matahari ini.

Selain rasanya gurih yang membuat kita tak bosan menyantapnya, kuaci termasuk camilan yang bernutrisi. Sama seperti biji-bijian lainnya, kuaci tinggi akan kandungan; lemak tak jenuh, serat, hingga vitamin E bersifat antioksidan.

Apakah kamu salah satu penggemar kuaci? Jika iya, maka simaklah lima manfaat menyantap kuaci bagi kesehatan berikut ini, yuk!

1. Kaya lemak tak jenuh

Kuaci Foto: Pixabay

Berdasarkan SELF Nutrition Data, seperempat mangkuk kuaci rata-rata mengandung 9,2 gram lemak tak jenuh rantai ganda, dan 2,7 gram lemak tak jenuh rantai tunggal. Lemak sehat punya banyak manfaat, di antaranya menurunkan kadar LDL (Low-density lipoprotein) yang dapat menyumbat pembuluh arteri.

Pada penelitian yang dilakukan Department of Human Nutrition, Universitas Otago, New Zealand, konsumsi kuaci bisa menurunkan kadar LDL, dan trigliserida hingga 12 persen. Terkontrolnya kolesterol dan trigliserida di dalam tubuh, dapat menekan risiko terkena penyakit degeneratif.

2. Merawat kulit

Ilustrasi wajah kulit sehat. Foto: Shutterstock

Selain tinggi lemak tak jenuh, kuaci dikenal kaya akan vitamin E bersifat antioksidan. Melansir The Journal of Nutrition Volume 132 yang diterbitkan tahun 2002, seperempat mangkuk biji bunga matahari sudah cukup memenuhi 80 persen kebutuhan vitamin E harian.

Vitamin E bersifat antioksida dapat memperlambat kerusakan sel dan jaringan kulit, serta melancarkan sirkulasi darah di kulit, tak terkecuali kulit wajah. Asupan vitamin E yang cukup akan meningkatkan kelembapan sekaligus memudarkan keriput dan noda hitam di kulit.

3. Memperkuat tulang dan otot

Ilustrasi tulang sehat Foto: Shutterstock

Kuaci punya kandungan mineral yang cukup padat; meliputi zat besi, magnesium, mangan, selenium, hingga zinc. Menyantap 30 gram kuaci bisa memenuhi 9 persen kebutuhan zat besi yang berfungsi melancarkan distribusi oksigen ke otot.

Sedangkan magnesium, bisa meningkatkan kekuatan tulang serta menurunkan risiko terkena pengeroposan atau osteoporosis pada usia lanjut.

4. Mengurangi rambut rontok

ilustrasi rambut rontok Foto: Shutterstock

Kandungan vitamin E yang tinggi tak hanya menyehatkan kulit, tapi juga menjaga kesehatan rambut. Berdasarkan jurnal Effects of Tocotrienol Supplementation on Hair Growth in Human yang diterbitkan tahun 2010, kandungan tocotrienol yang termasuk jenis vitamin E pada kuaci dapat menurunkan kerontokan rambut.

Ditambah kandungan mineral di dalamnya, aliran darah di sekitar kulit rambut pun akan lebih lancar sehingga rambut akan lebih kuat. Bahkan bisa mengurangi risiko terkena kebotakan.

5. Meningkatkan mood

Biji bunga matahari untuk cemilan. Foto: Pixabay

Menyantap kuaci di sela padatnya pekerjaan akan membuat pikiran lebih rileks dan fokus. Menurut jurnal yang diterbitkan Neuropharmacology tahun 2004, magnesium pada kuaci punya sifat antidepresan yang berfungsi menurunkan rasa cemas.

Bahkan, menyantap biji bunga matahari bisa meningkatkan fokus dan konsentrasi, sehingga lebih mudah menerima informasi saat bekerja.

kumparan post embed