Kumparan Logo

5 Teh Herbal Penghilang Rasa Mual Usai Makan Daging Kambing

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi teh herbal Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teh herbal Foto: Shutterstock

Di momen Idul Adha, daging kambing seakan jadi primadona. Berbagai olahan kambing nan lezat --mulai dari sate, gulai, hingga tongseng-- biasanya akan tersaji di meja makan sepanjang hari. Tak heran, banyak orang yang lantas kalap dan menyantapnya dalam jumlah banyak.

Meski mengandung berbagai nutrisi seperti protein, lemak, dan zat besi, namun konsumsi daging kambing yang berlebihan kerap memicu rasa mual atau eneg. Dilansir Livestrong, rasa tak nyaman pada perut ini disebabkan karena kadar lemak dan protein yang tinggi pada daging merah.

Terlalu banyak asupan lemak serta protein akan memberikan tekanan pada sistem pencernaan kita; membuat tubuh bereaksi dan menimbulkan rasa mual. Untuk meredakannya, kamu bisa mengonsumsi berbagai teh herbal.

Tak cuma membuat perut kembali lega, beberapa di antaranya juga bisa menurunkan kolesterol, lho. Yuk, simak ulasannya berikut ini:

1. Teh jahe

Teh jahe bisa meredakan mual Foto: Thinkstock

Sebuah studi pada tahun 2015 berjudul Is ginger beneficial for nausea and vomiting? An update of the literature menunjukkan, teh jahe bisa mengobati mual yang disebabkan oleh morning sickness, mabuk perjalanan, bahkan akibat kemoterapi.

Kandungan gingerol dan shogaol yang memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu menenangkan masalah pencernaan. Selain itu, dalam sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal PubMed pada tahun 2008 menunjukkan, bubuk jahe juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh.

2. Teh chamomile

Ilustrasi Teh Chamomile Foto: Pixabay

Teh chamomile tak hanya dapat menenangkan tubuh dan meningkatkan kualitas tubuh saja, tapi juga bisa mengurangi gejala sakit perut, termasuk rasa mual.

Penelitian dalam Asian Pacific Journal of Cancer Prevention melakukan tes terhadap 65 perempuan penderita kanker payudara yang menjalani perawatan kemoterapi. Mereka diberikan 500 miligram chamomile atau jahe dua kali sehari selama lima hari, sesudah dan sebelum perawatan.

Hasilnya, chamomile berhasil mengurangi frekuensi muntah secara signifikan.

3. Teh peppermint

Ilustrasi teh peppermint Foto: Pixabay

Punya cita rasa yang menyegarkan, teh peppermint dapat melegakan perut yang terasa mual. Jenis teh berkhasiat sebagai antibakteri yang menangkal gangguan penyebab mual.

Konsumsi teh peppermint juga membantu menghilangkan rasa tak nyaman pada perut akibat kelebihan gas dan kembung.

4. Teh licorice

Ilustrasi teh licorice Foto: Shutterstock

Konsumsi daging kambing yang berlebihan kerap memicu naiknya asam lambung. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengonsumsi teh licorice.

Terbuat dari akar tanaman licorice, teh ini punya cita rasa agak manis dan aroma yang cukup tajam. Nah, kandungan antivirus dan antibakteri pada teh licorice akan mencegah timbulnya penyakit lambung, penyebab rasa mual.

5. Teh biji adas

Ilustrasi teh biji adas Foto: Shutter Stock

Biji adas telah lama digunakan sebagai obat sakit perut, alergi makanan, dan membantu menurunkan berat badan. Sebuah riset yang dipublikasikan di International Journal of Aromatherapy menemukan, aroma dari biji adas dapat meredakan rasa mual di perut. Ekstrak biji-bijian tersebut juga memiliki efek positif terhadap kesehatan pencernaan.

Untuk membuat teh biji adas, kamu hanya perlu merebusnya dalam air mendidih. Padukan juga dengan sedikit perasan lemon untuk menambah cita rasanya.

embed from external kumparan