6 Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Naik Pesawat

16 Juli 2019 18:09 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Makanan di Pesawat Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Makanan di Pesawat Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Saat bepergian, tentu kita sering membawa bekal berupa makanan atau minuman. Selain lebih hemat, bekal yang kita bawa bisa disesuaikan dengan selera.
ADVERTISEMENT
Tapi memilih bekal yang hendak dibawa sebelum menempuh perjalanan jauh ternyata penting, lho. Apalagi bila hendak bepergian dengan moda transportasi umum, misalnya pesawat terbang.
Memilih sembarang makanan justru membuat perjalanan jadi kurang nyaman. Apalagi pesawat juga punya peraturan cukup ketat mengenai barang bawaan, tak terkecuali bekal makanan.
Nah, berikut Ini adalah enam makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat naik pesawat:
1. Minuman beralkohol
Bahaya Minuman Alkohol Bagi Anak Foto: Pixabay
Hampir sebagian besar maskapai penerbangan menyediakan minuman beralkohol seperti wine. Tapi bukan berarti kita boleh seenaknya membawa dan meminum minuman beralkohol seenaknya, lho.
Berdasarkan penelitian dari Department of Psychological Medicine, University of Otago tahun 2009, konsumsi minuman beralkohol bisa meningkatkan risiko terkena gangguan kecemasan. Selain membuat perjalanan jadi kurang nyaman, konsumsi minuman beralkohol terlalu banyak bisa mengganggu penumpang lain.
ADVERTISEMENT
2. Makanan beraroma tajam
ilustrasi durian Foto: Shutterstock
Sebaiknya hindari membawa makanan beraroma tajam saat naik pesawat. Aroma makanan seperti bawang, durian, hingga makanan fermentasi rentan menguar dan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. Bahkan ada beberapa maskapai yang secara tegas mengeluarkan larangan untuk membawa makanan beraroma tajam, lho.
Selain itu, beberapa makanan juga bisa menimbulkan efek bau mulut dan keringat bahkan hingga berjam-jam. Misalnya bawang-bawangan yang kaya allicin penyebab bau badan.
3. Kacang kulit
Kacang mede Foto: Pixabay
Menyantap kacang kulit memang tak akan menimbulkan kerugian bagi kesehatan kita. Namun remahan-remahan yang dihasilkan dari kulit kacang akan membuat penumpang lain merasa kurang nyaman.
Selain itu, bukan tidak mungkin bahwa penumpang di sebelah kita mengidap alergi kacang. Berdasarkan data dari Food Allergy Research and Education (FARE), alergi kacang merupakan salah satu jenis alergi paling umum, bahkan penderitanya mencapai 25-40 persen di dunia.
ADVERTISEMENT
Untuk kasus yang lebih serius, beberapa orang bisa terkena alergi hanya karena menyentuh kulit kacang.
4. Minuman bersoda
Ilustrasi minuman soda Foto: Shutter Stock
Sebaiknya perbanyak minum air putih dan hindari konsumsi minuman bersoda saat berada di pesawat. Soda bisa meningkatkan rasa mual dan begah di perut saat perjalanan.
Selain itu, minuman bersoda umumnya kaya akan kandungan pemanis buatan. Berdasarkan jurnal dari US National Library of Medicine tahun 2015, konsumsi minuman tinggi gula menyebabkan tubuh cepat lemas dan mudah haus. Sebab asupan gula berlebih bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang mendadak di dalam tubuh kita.
5. Makanan berkuah
ilustrasi sup kentang Foto: Shutterstock
Perjalanan di pesawat tak selamanya berjalan mulus. Ada kalanya kita akan mengalami turbulensi yang menyebabkan pesawat terguncang, apalagi saat cuaca kurang bersahabat.
ADVERTISEMENT
Nah, karena itu makanan berkuah bisa berbahaya bagi penumpang pesawat saat terjadi turbulensi. Apalagi dalam keadaan panas, cipratan makanan berkuah tentu bisa menyebabkan cedera.
6. Makanan tinggi protein
ilustrasi daging sapi Foto: Shutterstock
Makanan tinggi protein ternyata bisa menimbulkan efek kembung. Bahkan bisa menyebabkan diare bila dikonsumsi dalam jumlah tinggi.
Berdasarkan penelitian dari University of Connecticut tahun 2002, menyantap daging, kacang-kacangan, brokoli, atau keju yang tinggi protein membuat kita lebih cepat haus. Hal ini tentu membuat perjalanan kita terasa kurang nyaman.