7 Olahan Sayur untuk Menghalau Racun Akibat Polusi

Polusi udara Jakarta menjadi perbincangan hangat sejak Selasa (25/6) lalu. Bukan tanpa alasan, ibu kota Indonesia ini menyandang status sebagai kota dengan tingkat polusi terburuk di dunia.
Menurut data situs penyedia peta polusi, nilai air quality index (AQI) mencapai 240 yang berarti sudah sangat tidak sehat. Padahal rentang nilai AQI 201-300 dapat mempengaruhi kesehatan.
Pemilihan menu makanan yang tepat bisa jadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan di tengah tebalnya polusi udara. Misalnya, sayur kaya antioksidan dan anti-inflamasi yang bisa menghalau racun radikal bebas.
Nah agar badan tetap bugar, ini 7 olahan sayur lezat yang bisa membantu menghalau racun akibat polusi:
1. Jus seledri
Berdasarkan penelitian dari Molecular Biology and Lung Cancer Program, Lovelace Respiratory Research Institute di Amerika Serikat, terdapat sekitar 12 kandungan antioksidan dalam seledri yang bisa menangkal peradangan akibat radikal bebas.
Antioksidannya juga dapat memaksimalkan kerja hati yang berfungsi menyaring racun dan membersihkan darah dari zat-zat berbahaya.
Seledri, bisa diolah jadi jus segar yang cocok diminum di tengah cuaca terik. Gunakan seledri berukuran besar lalu campur dengan buah-buahan segar; seperti apel, nanas, atau perasan air lemon.
2. Omelete brokoli
Omelete brokoli bisa jadi olahan nikmat untuk memperkuat imun tubuh di tengah padatnya aktivitas luar ruangan. Berdasarkan data dari SELF Nutrition, menyantap 78 gram brokoli matang dapat memenuhi kebutuhan vitamin C hingga 84 persen.
Vitamin C berperan untuk menjaga daya tahan tubuh dari paparan radikal bebas akibat polusi dan sengatan matahari. Vitamin C, juga bisa memaksimalkan produksi kolagen sehingga kulit tetap sehat dan terlindungi dari polusi.
3. Brussels sprout panggang
Sayur menyerupai kubis kecil ini cocok disajikan sebagai menu makan sehat yang nikmat. Brussels sprout juga cocok diolah jadi beragam sajian, salah satunya dipanggang dengan campuran minyak zaitun dan rempah-rempah.
Dari data USDA (US Department of Agriculture), 100 gram brussels sprout bisa mencukupi kebutuhan vitamin C hingga 81 persen. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan untuk mengeluarkan racun serta mempercepat pemulihan jaringan tubuh yang rusak. Asupan antioksidan yang cukup juga dapat meningkatkan kesehatan hati.
4. Sup rumput laut ala Korea
Sup rumput laut ala Korea memang lezat dinikmati saat cuaca dingin. Tak hanya itu, bahan utama sup ini merupakan sumber antioksidan seperti polyphenol dan fucoxanthin. Kandungan nutrisi di dalam rumput laut dapat menyaring racun di dalam ginjal. Rumput laut juga punya efek diuretik untuk membantu membuang cairan berlebih di dalam tubuh.
5. Sup asparagus
Sup asparagus juga bisa jadi pilihan makanan untuk menjaga kesehatan tubuh di tengah polusi yang tinggi. Jurnal Quercetin, Inflammation and Immunity yang diterbitkan US National Library of Medicine tahun 2016 mengemukakan, bahwa antioksidan seperti vitamin C, E, flavonoid, dan polyphenol berguna sebagai zat anti-inflamasi dan antikanker. Kandungan ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus menstabilkan tekanan darah.
6. Smoothie bayam
Tak hanya seledri, bayam juga cocok diolah jadi minuman menyegarkan. Kandungan airnya yang cukup tinggi, juga cocok dikombinasikan bersama beragam buah-buahan seperti nanas atau pisang.
Tak hanya itu, menurut jurnal PubMed 2010, menyantap bayam bisa meningkatkan enzim-enzim yang berguna untuk mencegah kerusakan hati. Sayur hijau ini juga kaya antioksidan seperti quercetin yang berfungsi mencegah peradangan dan infeksi.
7. Salad beet
Salad bisa jadi makanan paket lengkap untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Bila ingin meningkatkan kekebalan tubuh, salad dengan tambahan beet bisa jadi pilihannya.
Umbi berwarna merah pekat ini punya; kandungan vitamin E, karoten, phenolic acid, dan betalains yang bisa mempercepat regenerasi sel-sel di hati. Beet juga dikenal sebagai umbi pembersih darah karena bisa menghasilkan asam nitrat untuk melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.
