Sepiring Makanan Lebaran Suguhan Keluarga yang Bikin Rindu

Selain silaturahmi, momen Lebaran juga saat yang tepat untuk menikmati makanan rumahan. Selera yang dibentuk keluarga, bikin makanan Lebaran jadi berbeda-beda. Bisa jadi sayur lodeh di keluargamu, beda dengan punya tetangga.
Maka itu, bagi mereka yang merantau, makanan Lebaran di rumah adalah yang paling dinanti. Rasa nyaman di lidah, tidak bisa digantikan dengan makanan seenak apa pun di luar sana.
"Dengan ibu memasak di rumah, menyajikan makanan, membuat bekal, dan mengajak anak memasak, maka cita rasa akan suatu keluarga pun dapat terbentuk dengan baik," ungkap Santhi Serad, saat kumparan temui beberapa waktu lalu.
Begitupun dengan reporter kuliner kumparan. Kami telah banyak mencicipi makanan di luar. Satu minggunya bisa dua sampai tiga makanan; dari yang fancy sampai yang rumahan.
Tak pelak, lidah pun jadi sedikit ‘sombong’. Makin pilih-pilih makanan; maunya makan enak saja. Namun, sejauh apapun petualangan lidah, makanan Lebaran di rumah tetap dinanti. Terutama bagi beberapa reporter yang merantau.
Berikut adalah makanan Lebaran rumahan yang bikin kami rindu:
Sepiring ketupat komplit di Brebes
Sepiring makanan Lebaran di kampung halaman Tyas terlihat tak jauh beda dengan yang lain. Ada ketupat, opor, sambal goreng kentang, dan rendang.
Namun, yang bikin spesial adalah opornya. “Biasanya kalau Lebaran, ibu saya banyak menerima pesanan bikin opor. Jadi, ini yang paling saya tunggu kalau pulang kampung,” ungkap Tyas.
Karena opornya lumayan berkuah, tak perlu lagi sayur santan. Perpaduan ketupat dengan gurihnya kuah opor tak perlu diragukan lagi. Tambah dengan rendang empuk dan pedasnya sambal goreng kentang; sepiring ketupat ini terasa sempurna.
Sepiring ketupat komplit di Malangbong
Sementara itu, sepiring ketupat di keluarga Mela menggunakan kari ayam untuk kuahnya. Tambahannya ada sambal goreng ati, emping, dan bihun. Unik, ya, pakai bihun?
Dengan kari, rasa ketupatnya tentu jadi lebih gurih dan berbumbu. Makin mantap dengan perpaduan rasa pedas dari sambal goreng atinya.
Sepiring lontong komplit di Pati
Keluarga Fira di Pati tidak menyediakan ketupat. Fira dan keluarga besarnya makan lontong, lengkap dengan opor ayam plus kuahnya, sambal ati, dan docang.
Docang merupakan kacang panjang muda yang diiris kecil. Dimasak dengan parutan kelapa yang pedas. Tekstur kelapanya bikin sepiring ketupat ini jadi spesial. Enggak kalah unik, ya docang ini?
Sepiring tupe padang di Jakarta
Menu lebaran Dea yang paling beragam. Di hari pertama lebaran, nuansanya Padang. Maka itu, makanan khas Lebaran yang jadi andalan adalah tupe padang.
Selain ketupat, isinya ada ayam goreng, gulai nangka, rendang, balado teri, dan gulai buncis tauco. Bahkan, ada pula pelengkap khas Padang seperti keripik kentang dan dendeng serta kerupuk merah.
“Karena oma saya dari Padang, jadi selama satu harian pasti makanan khas Padang cukup lengkap. Rendangnya juga asli Padang, yang warnanya agak hitam dan agak kering," ungkap Dea.
Sepiring ketupat komplit bikinan bibi
Sebenarnya saya tidak merayakan Lebaran. Namun, setiap Lebaran selalu silaturahmi ke bibi yang mengurus saya sedari kecil.
Masakan bibi menciptakan standar enak di lidah. Rendangnya sangat pekat dengan daging yang lembut. Sementara opornya sangat kental; sulit menemukan kuahnya. Sehingga saya tidak bisa menggunakan kuah opor jadi kuah ketupat.
Untuk sayurnya ada sayur kacang panjang dan labu. Terkadang pakai petai. Sedangkan ketupatnya sangat besar dan padat, setengah saja sudah kenyang.
Ketika silaturahmi, biasanya bibi sudah siapkan ketiga makanan ini untuk dibawa pulang. Rasanya makan sepiring ketupat ini seperti kembali ke masa kecil. Sungguh nikmat.
Ternyata makanan Lebaran tiap keluarga memang beda-beda ya. Kerupuknya saja berbeda. Kuah opornya; ada yang kental dan lebih encer. Rendang pun demikian; ada yang kering dan ada yang basah.
Mana yang enak? Jawabannya adalah sepiring ketupat yang kamu nikmati di rumah bersama keluarga saat Lebaran kali ini.
Selamat Idulfitri 1440H.
