kumparan
4 Apr 2019 12:37 WIB

Studi: Musik Hip Hop Bisa Mengubah Cita Rasa Keju Jadi Lebih Manis

Ilustrasi keju Foto: Pixabay
Bila sebelumnya ada penelitian yang mengungkapkan bahwa musik bisa mempengaruhi tempo makan seseorang, rupanya alunan lagu ini juga bisa mengubah proses pembuatan makanan, lho. Salah satu jenis makanan yang terbukti dapat diutak-atik cita rasanya adalah keju.
ADVERTISEMENT
Ya, penelitian yang dilakukan oleh tim Universitas Seni Bern dari Swiss menunjukkan bahwa, memainkan musik saat proses pematangan keju dapat mempengaruhi cita rasa yang dihasilkan. Bahkan, jenis musik tertentu bisa menghasilkan rasa keju yang lebih nikmat.
Dalam penelitian tersebut, tim Universitas Seni Bern bekerja sama dengan pembuat keju dari Swiss, Beat Wampfler untuk menyimpan 9 kilogram keju Emmental berbentuk roda dalam sebuah kotak kayu. Kemudian, selama enam bulan, masing-masing roda keju tersebut diperdengarkan satu jenis musik yang berbeda yang diulang terus menerus hingga 24 jam lamanya.
Alunan musik tersebut dimainkan menggunakan mini-transducer (semacam alat pengubah energi) untuk memasukkan gelombang suara ke dalam keju.
Jenis musik yang dimainkan terdiri dari genre yang berbeda, antara lain The Magic Flute dari Mozart, Stairway to Heaven milik Led Zeppelin, Jazz (We've Got) dari A Tribe Called Quest, Monolith dari Yello, serta UV milik Vril.
Jenis-jenis keju Foto: Shutterstock
Sementara tiga keju sisanya 'disuntikkan' suara-suara dengan frekuensi yang mirip, dan keju terakhir disimpan tanpa diiringi dengan alunan musik.
ADVERTISEMENT
Setelah matang, kesembilan keju tersebut lalu diperiksa oleh tim ahli pangan dari ZHAW Food Perception Research Group. Hasilnya, keju yang disimpan bersama alunan musik memiliki cita rasa yang lebih mild ketimbang keju yang tak 'mendengar' musik sama sekali.
Bukan itu saja, intensitas rasa dan aroma dari tiap-tiap keju pun tak sama. Dari sekian keju yang diperdengarkan genre musik berbeda, rupanya keju yang disimpan bersama alunan musik hip-hop mempunyai cita rasa paling manis.
Keju yang 'mendengar' lagu A Tribe Called Quest berulang kali selama proses pematangan ini diklaim punya aroma yang lebih kuat dan cita rasa lebih fruity.
Keju yang diberi alunan musik hip hop Foto: Dok. Bern University of the Arts HKB
Mengapa hal ini bisa terjadi?
Menurut Wampfler, proses pembuatan keju sendiri memang melibatkan bakteri yang berperan untuk membusukkan protein pada susu. Alunan musik yang diperdengarkan pada keju diklaim dapat memberikan pengaruh fisik terhadapnya.
ADVERTISEMENT
"Bakteri berperan dalam pembentukan cita rasa keju, dengan enzimnya yang dapat mempengaruhi tingkat kematangan keju. Saya rasa tak cuma kelembaban, temperatur, serta nutrisi saja yang bisa mempengaruhi rasa (keju), tapi juga suara, ultrasound, serta musik," ujarnya seperti dikutip dari Smithsonian.
Selain itu, getaran dari musik bisa jadi mempengaruhi perilaku dan metabolisme dari bakteri-bakteri tersebut, walau belum ada penelitian mengenai itu.
Kendati demikian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai studi ini. Pasalnya, hanya ada sembilan roda keju Emmental yang digunakan. Dibutuhkan setidaknya lebih dari satu sampel keju untuk mengetes satu genre musik. Selain itu, tak disebutkan pula apakah ada faktor lain yang mempengaruhi cita rasa masing-masing keju.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan