Tips Mengatur Pola Makan Usai Berpuasa

15 Juni 2018 12:13 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi makan (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makan (Foto: Thinkstock)
ADVERTISEMENT
Bulan Ramadhan telah digantikan oleh Hari Raya Idul Fitri. Dengan berakhirnya bulan Ramadhan, pola makan tentunya ikut berubah, mengingat waktu makan sudah kembali ke jadwal normal.
ADVERTISEMENT
Perubahan pola makan tersebut dapat memberikan dampak tertentu pada tubuh, apalagi bila tidak dilakukan secara perlahan atau menyantap makanan dalam porsi besar sekaligus. Tak hanya dapat membuat lambung kaget, perubahan pola makan yang mendadak saat lebaran juga dapat memicu tingginya gula darah.
Lantas, bagaimana tips mengatur pola makan saat lebaran tiba? Dilansir CNN, berikut ulasannya:
1. Makan dengan porsi kecil
Ilustrasi makan (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makan (Foto: Thinkstock)
Saat lebaran, berbagai menu makanan tentunya tampak menggiurkan sehingga menggoda kita untuk langsung menyantapnya dalam porsi besar. Padahal, setelah berpuasa selama sebulan, sistem pencernaan dalam tubuh kita telah mengalami adaptasi dan perubahan, sehingga memerlukan penyesuaian kembali untuk dapat menyantap makanan dalam jadwal normal.
Dianjurkan untuk menyantap makanan dalam porsi kecil secara berkala dibandingkan mengkonsumsi makanan dalam satu porsi sekaligus. Selain itu usahakan untuk makan sajian sarapan dalam porsi kecil sebelum memulai jamuan makan besar agar lambung kita tidak kaget.
ADVERTISEMENT
2. Batasi konsumsi gula
Konsumsi gula tiap orang berbeda-beda (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Konsumsi gula tiap orang berbeda-beda (Foto: Thinkstock)
Lebaran sering dijadikan sebagai alasan untuk menyantap berbagai hidangan lezat yang disajikan, tak terkecuali kudapan manis seperti kue kering. Konsumsi gula secara berlebihan saat lebaran sejatinya tidak dianjurkan, mengingat asupan gula yang tinggi setelah lama berpuasa dapat menyebabkan kita merasa mual dan meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.
3. Variasikan menu makanan
Ilustrasi menu makan sehat (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menu makan sehat (Foto: Thinkstock)
Menyantap beragam variasi makanan dapat membantu tubuh kita tetap bugar meski porsi makan sudah berubah dan beranjak normal kembali. Dengan mengkonsumsi berbagai makanan yang mengandung protein, karbohidrat, dan serat, tubuh kita dapat tetap sehat dan bugar selama lebaran.
4. Konsumsi air putih yang cukup
Ilustrasi perempuan minum air putih  (Foto:  thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan minum air putih (Foto: thinkstock)
Selama berpuasa, tubuh kita telah kehilangan banyak cairan karena kekurangan minum air. Untuk itu, saat lebaran tiba, mulailah mengkonsumsi air dalam jumlah normal agar tubuh tetap terhidrasi dan terhindar dari rasa lemas, mengingat banyaknya kegiatan yang dilakukan saat lebaran.
ADVERTISEMENT
5. Perbanyak konsumsi buah dan sayur
Buah dan sayur bisa mengurangi jumlah keringat (Foto: pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Buah dan sayur bisa mengurangi jumlah keringat (Foto: pixabay)
Buah dan sayur tak hanya dapat membantu melancarkan sistem pencernaan, namun juga dapat mengganti kekurangan mineral saat tengah berpuasa. Dengan mengkonsumsi buah dan sayur, kita tak perlu menambah suplemen vitamin untuk kembali ke program diet setelah berpuasa.