kumparan
12 Des 2018 11:09 WIB

Tips Mudah Memasak Steak Wagyu di Rumah

Ilustrasi wagyu. (Foto: Pexels)
Daging wagyu, jenis daging sapi yang memiliki kualitas premium, kerap disajikan sebagai hidangan steak. Alasannya jelas, karena teksturnya yang sangat lembut dan memberikan sensasi lumer di mulut. Ya, berbeda dengan jenis daging sapi pada umumnya, wagyu memiliki lapisan lemak yang disebut marbling.
ADVERTISEMENT
Lapisan lemak berwarna putih itulah yang membuat serat-serat dagingnya terasa lembut dan sangat empuk, suatu kelebihan yang tak dimiliki jenis daging lainnya. Kandungan marbling tersebut juga mempengaruhi kualitas dari daging wagyu. Semakin tersebar lemak putih tersebut, semakin baik pula kualitasnya.
Bila dulunya daging wagyu identik dengan harga selangit yang mungkin tak bisa dinikmati semua orang, kini telah banyak daging wagyu (terutama yang berbentuk frozen) dengan grade menengah dan kualitas bagus yang harganya lebih terjangkau. Dengan begitu, kita bisa memasak sendiri olahan daging wagyu sebagai menu makan di rumah.
Namun, perlu diingat karena daging wagyu memiliki tekstur daging yang lebih lembut ketimbang daging sapi biasa, cara memasaknya pun harus hati-hati. Salah-salah, kenikmatan dari daging sapi premium tersebut malah berkurang. Jangan khawatir, agar hidangan steak wagyu bisa seenak sajian di restoran, berikut tips yang diberikan langsung dari pakarnya.
Produk daging wagyu (Foto: Safira Maharani/ kumparan)
Adhika Maxi, chef dari restoran Union menjelaskan, daging wagyu yang masih beku harus di-thawing (dicairkan) terlebih dahulu selama kurang lebih 30 menit di suhu ruangan. Atau, bila ingin lebih cepat, kita juga bisa merendamnya di dalam air selama kurang lebih 10 menit dengan bungkus yang masih tersegel rapat. Setelah didiamkan, tekstur daging wagyu yang membeku akan menjadi lembut kembali dan memudahkan untuk dimasak.
ADVERTISEMENT
Tips selanjutnya, untuk sajian steak, bumbu yang digunakan cukup menggunakan garam dan lada dengan takaran 1:1. Selain itu, pastikan wajan yang digunakan sudah panas dan gunakan api sedang saat memasak daging wagyu.
"Saat daging wagyu dimasukkan ke dalam wajan, harus ada bunyi mendesis yang muncul karena itu tandanya daging benar-benar di-grill," kata Adhika Maxi saat ditemui dalam acara Year-End Gathering JAPFA di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/12).
Chef Adhika Maxi memberikan cooking demo steak wagyu di acara Year-End Gathering JAPFA (Foto: Safira Maharani/ kumparan)
Waktu memasaknya pun tak lama, hanya membutuhkan waktu sekitar 4 menit untuk tingkat kematangam medium rare yang juicy. Chef Adhika juga menginstruksikan untuk tak terlalu sering membolak-balik daging, cukup dua kali saja.
"Satu sisi dua menit, dan sisi sebaliknya juga dua menit saja sudah cukup," ujarnya saat melakukan demo memasak daging wagyu kala itu.
ADVERTISEMENT
Nah, selain cara memasaknya, daging wagyu juga harus disimpan dalam freezer yang benar-benar dingin agar kualitasnya tetap terjaga. Sebaiknya, gunakan suhu di bawah 18 derajat untuk menyimpan persediaan daging wagyu beku tersebut. Bila disimpan dengan benar-benar rapat dan tak sering dibuka, daging wagyu bisa bertahan hingga berbulan-bulan, bahkan bisa sampai dua tahun lamanya.
Kini, kamu tak perlu lagi berkunjung ke restoran mahal hanya untuk menikmati sajian steak daging wagyu nan lembut, kan?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·