Pencarian populer

Tips Praktis Menyimpan Selada agar Renyah Lebih Lama

Tips menyimpan selada (Foto: Shutterstock)

Selada merupakan sayur yang cukup populer dan diminati banyak orang. Teksturnya yang renyah memang membuat makanan seperti burger hingga salad buah atau sayur semakin segar.

Tak hanya itu, warna hijaunya yang cerah juga sering digunakan sebagai garnish atau hiasan agar hidangan terlihat menggugah selera. Sayangnya, selada termasuk salah satu sayur yang rentan rusak dan layu bila disimpan sembarangan. Lalu, bagaimana menyiasati persediaan selada agar tidak mudah layu?

Dilansir Taste of Home, ternyata ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar selada segar lebih lama. Apa saja? Berikut kumparanFOOD rangkum ulasannya.

1. Buang daun yang rusak

Tips agar selada tetap renyah. (Foto: Thinkstock)

Sebelum disimpan ke dalam kulkas, cuci bersih daun selada dan gosok perlahan sela-sela daun dengan jari. Setelah itu periksa satu per satu daunnya dan pisahkan daun yang mulai busuk dan berubah warna kehitaman.

Hal ini karena bagian daun yang busuk akan membuat daun cepat layu, busuk, dan berlendir. Setelah benar-benar bersih, tiriskan selada lalu masukkan ke dalam plastik khusus untuk menyimpan sayuran.

2. Jangan potong pangkal selada

Selada Romaine. (Foto: REUTERS/Gabriella Borter)

Tahukah kamu? Ternyata kerenyahan selada dapat bertahan hingga dua minggu bila disimpan dengan pangkal atau bonggolnya. Sedangkan daun selada yang telah dibuang pangkalnya hanya bisa disimpan paling lama seminggu sebelum layu.

Agar daun tetap bersih, cukup potong bagian daun pangkal yang rusak dan mulai membusuk lalu cuci hingga benar-benar bersih. Setelah itu keringkan dan balut dengan kertas koran sebelum disimpan di dalam kulkas.

3. Keringkan daun selada

Tips agar selada tetap renyah. (Foto: Thinkstock)

Udara yang lembab dan basah merupakan musuh utama selada karena dapat mempercepat proses pembusukannya. Jadi setelah dicuci bersih, balut selada dengan kain hingga air pada permukaan daun terserap. Bila perlu, gunakan salad spinner atau alat pengering sayur agar daun benar-benar kering saat akan disimpan.

4. Bungkus selada dengan tisu

Selada yang terkena bakteri E.coli berbahaya. (Foto: Pexels)

Selain dibalut dengan kain atau kertas koran, tisu merupakan pembungkus yang paling cocok digunakan untuk menyerap air yang ada di permukaan selada. Sebelum digunakan, pastikan tisu benar-benar kering dan bebas dari kotoran atau debu.

Sebaiknya gunakan tisu khusus makanan yang memiliki tidak mudah sobek saat terkena air. Jangan lupa juga untuk mengganti tisu setiap hari agar air tidak terlalu banyak mengendap di dasar wadah selada.

5. Rendam dengan air es

Tips agar selada tetap renyah. (Foto: Thinkstock)

Tak perlu pusing bila persediaan selada di rumah mulai layu dan terlihat tidak menarik. Merendamnya di dalam air es ternyata bisa membuat tampilan selada terlihat lebih segar.

Caranya cukup rendam selada dengan campuran air dan es selama beberapa menit kemudian keringkan sebelum disajikan. Selain membuat warna hijaunya terlihat lebih tajam, suhu dingin air es juga dapat mengangkat kotoran dan mengembalikan tekstur selada sehingga tetap renyah saat digigit.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.53