Kumparan Logo

Adipati Dolken Akan Main Film Layar Lebar Kolaborasi Indonesia-Jepang

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Adipati Dolken (Foto: Munady/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Adipati Dolken (Foto: Munady/kumparan)

​Sineas Indonesia dan Jepang kembali berkolaborasi untuk menciptakan sebuah film layar lebar. Film dengan judul asli 'The Man from the Sea' atau dalam bahasa Indonesia berjudul 'Laut' ini, menghadirkan aktor dan aktris dari kedua negara tersebut.

Mereka adalah Adipati Dolken dan Sekar Sari yang mewakili Indonesia dalam film tersebut. Sedangkan dari Jepang, akan ada Dean Fuijioka yang bertugas sebagai pemeran utama dan didampingi Taiga, Junko Abe, dan Mayu Tsuruta.

"Adipati, Sekar, dan beberapa pemain latar dari Aceh adalah​ pemain-pemain unggul. Enggak bisa mengatakan mana yang lebih unggul, aktor Jepang atau Indonesia. Tapi, pemain Indonesia bisa langsung mingle dengan artis-artis Jepang, jadi bisa langsung klik," ujar sutradara Koji Fukada saat jumpa pers di CGV Grand Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (7/11).

Press Conference Film The Man From The Sea (Foto: Munady)
zoom-in-whitePerbesar
Press Conference Film The Man From The Sea (Foto: Munady)

Ini merupakan perkawinan antara dua rumah produksi, yaitu Kaninga Pictures dengan Nikkatsu. Kerja sama ini bisa terjalin setelah pihak Kaninga menyaksikan film gubahan Koji berjudul 'Harmonium', yang menyabet gelar juara di Cannes Film Festival ke-69.

Suatu kebetulan Koji juga ingin membuat film di Indonesia setelah mengetahui dua negara itu memiliki sejarah yang sama, yaitu tertimpa musibah gempa besar yang menyebabkan tsunami di daerahnya.

Banda Aceh diterpa tsunami pada Desember 2004, sedangkan Jepang pada Maret 2011. Pada akhir tahun 2011, Koji memutuskan untuk mengunjungi Banda Aceh untuk menghadiri simposium pemulihan bencana yang diselenggarakan oleh Universitas Kyoto dan Universitas Syiah Kuala.

Mengetahui bahwa Jepang dan Indonesia saling memiliki keterikatan samudera dan sejarah yang sama, itu yang mendorong Koji untuk membuat 'The Man from the Sea'.

Adipati Dolken. (Foto: Dok. Munady)
zoom-in-whitePerbesar
Adipati Dolken. (Foto: Dok. Munady)

"Saya juga baru tahu saat simposium, tsunami enggak cuma terjadi di Jepang, bahkan di Indonesia dan negara-negara lain. Pada saat itu saya juga baru tahu Aceh dan Jepang juga sudah punya sejarah panjang dari zaman perang. Dengan adanya tsunami juga makin erat hubungannya (antara Jepang dengan Indonesia)," ungkap sang sutradara.

'Laut (The Man from the Sea)' menceritakan tentang seorang pria yang diberi nama Laut yang diperankan Dean Fujioka. Kala itu ia ditemukan terdampar di pesisir pantai sekitar Banda Aceh.

instagram embed

Kemudian Laut mampu membuat suatu keajaiban hingga membuat warga memiliki kecurigaan terhadap dirinya, setelah ada kejadian yang cukup besar.

Saat ini, film 'The Man from the Sea' baru menyelesaikan proses syuting yang dijalani selama kurang lebih satu bulan pada Agustus lalu. Sekarang mereka sedang memasuki proses penyuntingan.

"Rencananya tayang pertengahan tahun depan. Tapi kami masih nunggu world premiere. Kami belum bisa janjikan apa-apa karena belum selesai. Tapi target sih pertengahan tahun 2018," ujar Giovanni Rahmadeva sebagai salah satu produser dari Kaninga Pictures, di kesempatan yang sama.