Kumparan Logo

Angelina Jolie Kini Jadi Contributing Editor Majalah Time

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Angelina Jolie. Foto: REUTERS/Mario Anzuoni
zoom-in-whitePerbesar
Angelina Jolie. Foto: REUTERS/Mario Anzuoni

Kata 'repot' kelihatannya tak dimasukkan Angelina Jolie dalam kamus kehidupannya. Toh, menjadi seorang pemain film, sutradara, ibu enam orang anak, dan sosok yang kerap melakukan misi kemanusiaan tidak menghentikannya untuk terus berkarya.

Bahkan, Jolie punya pekerjaan baru tahun ini. Dilansir E! News, pemeran Lara Croft di film 'Tomb Raider' itu kini bekerja sebagai Contributing Editor di majalah Time.

Angelina Jolie. Foto: Johannes EISELE / AFP

Apa itu Contributing Editor? Contributing Editor adalah pekerjaan yang berlaku di sebuah surat kabar, majalah, atau online media. Contributing Editor bekerja secara freelancer dan diyakini memiliki daya tarik untuk pembaca. Pekerjaan ini mengharuskanmu berkontribusi dalam menulis artikel untuk publikasi, tetapi tidak selalu mengedit artikel.

Anyway, kabar ini telah dikonfirmasi oleh Editor in Chief sekaligus CEO Time, Edward Felsenthal, baru-baru ini. Nantinya, Angelina Jolie akan membahas berbagai hal terkait konflik dan hak asasi manusia.

Angelina Jolie. Foto: Robyn Beck / AFP

Angelina Jolie tentu bukan orang baru di dunia tersebut. Wanita berumur 44 tahun ini merupakan Utusan Khusus (Special Envoy) United Nations High Commissioner (UNHCR) untuk pengungsi sejak 2012. Dia telah menjadi Goodwill Ambassador atau Duta Kebaikan UNHCR selama 11 tahun dan telah menjalani sekitar 60 misi kemanusiaan.

Pemain film 'Maleficent' ini juga sudah pernah menulis artikel untuk majalah Time. Pada April lalu, Jolie menulis artikel tentang peran perempuan dalam mempromosikan perdamaian di Afghanistan.

Nantinya, artikel-artikel Angelina Jolie akan muncul setiap bulan di seluruh platform global majalah Time. Kamu juga bisa melihat artikel pertamanya sekarang, yakni sebuah tulisan berjudul 'Angelina Jolie: What We Owe Refugees'. Dalam artikel tersebut, dia menulis tentang perbedaan antara pengungsi dan migran yang telah dikaburkan dan dipolitisasi.

Angelina Jolie melakukan pidato sebagai utusan khusus dari Komisaris Tinggi PBB dalam pertemuan Peacekeeping Ministerial di New York. Foto: AFP/TIMOTHY A. CLARY

"Beberapa pemimpin dengan sengaja menggunakan istilah pengungsi dan migran secara bergantian, menggunakan retorika bermusuhan yang menimbulkan ketakutan terhadap mereka yang dikucilkan. Semua orang berhak atas martabat dan perlakuan yang adil. Tetapi, kita harus jelas tentang perbedaan itu. Di bawah hukum internasional, itu bukan pilihan untuk membantu para pengungsi, itu adalah kewajiban. Sangat mungkin untuk memastikan kontrol perbatasan yang kuat dan kebijakan imigrasi yang manusiawi, sambil memenuhi tanggung jawab untuk membantu para pengungsi." - Angelina Jolie, Time, Juni 2019.

Baca lebih lengkap artikelnya di sini:

embed from external kumparan