Pencarian populer
Ari Malibu Meninggal karena Kanker Esofagus
Ari Malibu. (Foto: Instagram/@reda.gaudiamo)
Dunia hiburan Indonesia kembali berduka setelah musisi senior Ari Dite Malibu meninggal dunia di usia 57 tahun pada Kamis (14/6) di RS Kramat 128, Senen, Jakarta Pusat, pukul 20.25 WIB.
Saat ditemui di rumah duka, di Kompleks UIN, Ciputat, Tangerang, putri sulungnya, Genta Atena Malibu, menceritakan bahwa sang ayah telah sakit sejak satu tahun lalu. Namun, Ari baru divonis dokter mengidap kanker esofagus (kerongkongan) pada November 2017 lalu.
“Baru menjalani pengobatan medis itu baru bulan April kemarin. Sebelumnya ayah lebih pilih untuk pengobatan herbal dan tradisional, pokoknya enggak ke dokter lah,” ungkap Genta.
Kanker esofagus membuat saluran pencernaan musisi berdarah Makassar-Solo itu menyempit dan ia pun kesulitan untuk makan dan minum. Genta mengatakan bahwa keluarga akhirnya berupaya untuk memasang selang makanan tepat di lambung Ari.
Ari Malibu meninggal dunia di usia 57 tahun (Foto: Vito/kumparan)
Namun, selang makanan tersebut ternyata menimbulkan masalah baru yang membuat asam lambung dan membuat Ari merasa tidak nyaman serta sakit. Hingga akhir hayatnya berat badan Ari pun terus turun hingga lebih dari 16 kilogram.
“Kemarin itu rencana dari dokter di sini itu mau menangani lambungnya dulu. Mau ditutup port-nya biar ayah nyaman, lalu dipindahin posisi port-nya, baru merawat cancer-nya. Tapi belum sampai operasi, ayah memang sudah melemah kondisinya,” kata Genta.
Jenazah Ari rencananya akan diberangkatkan dari rumah duka dan dimakamkan pada Jumat (15/6), usai shalat Jumat di TPU Tanah Kusir Atas Blok AA2 Blad 195, Jakarta Selatan. Pelantun ‘Lagu Hujan’ itu meninggalkan seorang istri, Wiwi Soenardi, dan tiga anak, Genta Atena Malibu, Jerash Ardito Malibu, dan Gazarasta Malibu.
AriReda adalah Ari Malibu dan Reda Gaudiamo (Foto: Dok. Yose Ariandi)
Selain keluarga dari Solo yang telah tiba di Jakarta untuk melayat Ari, beberapa musisi juga diungkapkan Genta telah datang saat ayahnya meninggal dunia pada Kamis (14/6), di RS Kramat 128, Senen, Jakarta Pusat.
“Ada Mas Jason Ranti, ada Ka Endah sama Rhesa, ada Mbak Bonita dan mas Adoy. Yang ke sini baru tante Reda. Tante Reda dari RS sudah menemani sih, memang sering juga ke RS. Jadi ikut sampai ke rumah juga, gitu,” ujar Genta.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: