Aris 'Idol' Mengaku Terpaksa Konsumsi Sabu Demi Mendapat Job

Penyanyi Januarisman alias Aris 'Idol' kini tengah meringkuk di tahanan Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Aris ditangkap polisi karena kedapatan tengah pesta sabu dan minum minuman keras bersama keempat rekannya di sebuah apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Meski hasil tes urine menyatakan Aris positif menggunakan narkoba jenis sabu, namun Aris bersikukuh dirinya dijebak oleh seorang perempuan berinisial A yang diduga sebagai Agnes dan kini masuk sebagai DPO.

Menurut Zecky Alatas, kuasa hukum Aris, dirinya pertama kali dihubungi oleh pemenang Indonesian Idol 2008 tersebut saat ditangkap polisi. Kepada Zecky, Aris juga mengaku telah dijebak seseorang berinisial A.
"Katanya dia dijebak, disuruh gunakan narkotika jenis sabu dan bila enggak pakai dia enggak akan dikasih transportasi dan job. Awalnya emang Aris ke sana (apartemen) itu untuk menerima tawaran job di beberapa titik oleh si A," ungkap Zecky saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (17/1).

Perempuan berinisial A ini, kata Aris, sudah mempersiapkan semua narkoba yang akan dikonsumsi oleh orang-orang yang ada di apartemen tersebut.
Bahkan, A juga ikut dalam pesta sabu tersebut, hanya saja pada saat penggerebekan, A tidak berada di lokasi. Zecky cukup menyayangkan sikap Aris yang tetap memilih untuk menggunakan sabu dan miras tersebut.
"Karena Aris di sini harus menggunakan sabu untuk dapatkan job, berarti ada paksaan di sini. Yang saya sayangkan, kenapa Aris menggunakan. Polisi kan bekerja profesional, kalau pas tes urine, Aris enggak menggunakan masih bisalah saya perjuangkan. Si A yang katanya memaksa aris itu juga harus diurus secara hukum karena biar kasus ini terang benderang, jelas apa motif dia," beber Zecky.

"Saya juga marah sama Aris, kenapa mau dipaksa menggunakan. Dia bilang, dia terpaksa karena kalau enggak pakai, enggak dapat job," tambah Zecky.
Lantas, sudah berapa kali Aris bekerja sama dengan perempuan berinisial A ini dalam pekerjaan?
"Sudah beberapa kali, tapi sebelumnya enggak masalah. Enggak ditawarin sabu dan lain-lain," tandasnya.
