Kumparan Logo

Berangkat Manggung Naik Sepeda, Ariyo Wahab Merasa Lebih Bahagia

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ariyo Wahab Foto: Munady Widjaja
zoom-in-whitePerbesar
Ariyo Wahab Foto: Munady Widjaja

Olahraga bersepeda kini kembali menjadi tren di kalangan masyarakat, khususnya anak muda. Mereka bahkan memilih menggunakan sepeda untuk sampai ke tempat tujuannya.

Seperti yang dilakukan musisi sekaligus pemain film Ariyo Wahab. Ia memilih menggunakan sepeda untuk menuju lokasi manggungnya.

"Manggung saat bareng The Dance Company. Manggung di mana? Sudirman? Sepeda. Manggung di Ancol? Sepeda," ujar Ariyo Wahab ketika ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/9).

embed from external kumparan

"Kalau kemaleman, tinggal dilipat naik taksi. Yang penting kan sudah dapat olahraganya. Bahaya juga kan masa jam 24.00 WIB, masih sepedaan," sambungnya seraya tertawa.

Tak hanya ketika mendapatkan tawaran manggung di Jakarta, saat grup musiknya, The Dance Company, mendapatkan tawaran isi acara di kawasan Bandung, Jawa Barat, Ariyo juga membawa sepeda lipatnya.

"Kita pernah ke Bandung naik kereta. Sepeda kita lipat, bawa ke kereta. Terus sampai stasiun ke hotel, sepedaan lagi," katanya.

Pemain FIlm Down Swan, Ariyo Wahab, saat berkunjung ke kantor kumparan. Foto: Faisal Rahman/kumparan

Menurutnya, ada kebahagiaan tersendiri ketika bepergian naik sepeda. Apalagi saat harus melintasi jalan Jakarta yang sering macet, sepeda bagi Ariyo, menjadi alternatif agar bisa cepat sampai tujuan.

"Untuk Jakarta yang macet dan polusi, sepeda itu lebih bermanfaat. Karena bisa membantu mengurangi polusi, irit bahan bakar, dan bebas ganjil genap. Itungannya lebih cepat," tuturnya.

Pemain film '6,9 Detik' ini juga sangat menikmati setiap perjalanan ketika menggunakan sepeda.

"Sepeda menurut gue fun. Sepanjang perjalanan sepeda itu, aku bisa menemukan jawaban sendiri tentang apa yang aku lakuin, hidup aku. Dengan itu aku mendapatkannya," ucap Ariyo.

embed from external kumparan

Pria berusia 45 tahun ini bercerita bahwa kegemarannya bersepeda ketika melihat salah satu sahabat sekaligus personel The Dance Company lain, Nugie, kerap pergi dengan menggunakan sepeda.

"Eh lama-lama kita ikut dia. Oh benar juga ya, sehat segala macam. Kalau sudah umur kan, kita butuh olahraga yang keluar keringat. Aku enggak suka nge-gym. Jadi mending ngelakuin sesuatu sambil olahraga, kayak mau manggung naik sepeda," terangnya.

Ariyo pun kini merasa dirinya lebih sehat dan bahagia sejak kurang lebih empat tahun bersepeda.

"Karena kalau kita bahagia, sehatnya sudah kebawa. Ketika aku berkeringat, aku ngerasa bahagia. Aku ngerasa jadi orang yang paling sehat di dunia. Akhirnya bisa jadi spirit aku," imbuh Ariyo Wahab.