kumparan
31 Agu 2018 14:19 WIB

Fitri Tropica Terpaksa Masuk ke Dunia Malam di Awal Karier

Video
Presenter sekaligus aktris Fitri Tropica mengawali kariernya di dunia hiburan dengan menjadi penyiar radio di Bandung, Jawa Barat. Saat itu, honor pertamanya hanya sebesar Rp 150 ribu.
ADVERTISEMENT
Gaji pertama dari perempuan yang akrab disapa Fitrop itu sangat berkesan, sampai-sampai slip gajinya tersebut dia tempel di buku diary-nya. Ketika itu, dia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Fitrop menceritakan pengalamannya tersebut dalam bincang-bincang bersama kumparan, yang dipandu oleh Ustaz Erick Yusuf.
“Dulu Rp 150 ribu tuh kayak sudah, 'Ah, senang banget', gitu. Dan kebahagiaannya tuh kayak bertahan lama banget,” ujar Fitrop saat ditemui di kediamannya di Cinere, Depok, Jawa Barat, belum lama ini.
Dunia hiburan identik dengan kehidupan yang gemerlap. Saat masih menjadi penyiar, perempuan berusia 30 tahun itu sempat datang ke kelab malam. Namun, bukan atas dasar kemauannya sendiri. Dia datang karena ada undangan sebuah acara.
ADVERTISEMENT
“Memang pernah kayak datang ke tempat clubbing, bisa dihitung jarilah, enggak pernah nyampe lima kali. Itu pun kayak yang benar-benar ada acara ulang tahun radio dan semuanya datang,” ucap Fitrop.
Fitri Tropica (Foto: Jafrianto/kumparan)
“Terus waktu itu, aku pernah diundang juga, karena waktu itu harus nge-MC. Karena aku tuh belum tahu kalau di tempat club gitu ada kayak hosting juga. Jadi, karena memang kurang pengalaman, jadi ya sudah datang saja dan ke sananya dianter Mama,” sambungnya.
Merasa tidak nyaman dengan dunia malam, akhirnya istri dari Irvan Hanafi itu menjauhi dunia tersebut. Sebab, perempuan kelahiran Bandung, Jawa Barat itu tidak pernah melakukan perbuatan yang biasanya orang lakukan ketika sedang berada di kelab malam.
Fitrop mengaku tidak merasa tertarik dengan minuman keras, karena memiliki bau yang tidak sedap. Daripada berada di sana, pemeran film ‘Insya Allah Sah’ itu lebih memilih untuk berdiam diri di rumahnya.
Ustaz Erick Yusuf dan Fitri Tropica (Foto: Jafrianto/kumparan)
“Jadi dari situ kayak, 'Aduh kayaknya gue memang ngerasanya enggak cocok saja', ustaz. Karena bukan apa-apa, aku enggak minum-minuman keras, dan juga enggak ngerokok,” tutur Fitrop.
ADVERTISEMENT
Meskipun begitu, Fitrop sama sekali tak merasa minder karena tidak bisa mengikuti pergaulan seperti layaknya teman-teman sebayanya di masa itu. "Kalau katro kan memang sudah dari sana. Jadi memang biasa saja. Dan memang kayak, aku enggak merasa comfortable saja di sana," ujarnya santai.
Dalam story selanjutnya, Fitri Tropica akan berkisah tentang dirinya pernah jatuh sakit yang membuatnya merasa kehilangan tujuan hidup. Nantikan kisahnya di topik Selebriti Hijrah.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·