Galabby Ungkap Perbedaan Teater di Indonesia dan Pertunjukan Broadway

30 Agustus 2019 13:34 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
Sejak kecil, Galabby Thahira sudah memiliki ketertarikan pada dunia seni. Ia merupakan anak perempuan dari aktris senior bernama Erly Ashy.
ADVERTISEMENT
Tak seperti ibunya yang merupakan seorang aktris sinetron, Galabby justru lebih tertarik ke dunia tarik suara. Selain itu, perempuan yang kini berusia 28 tahun itu juga senang menari dan menjadi lakon teater.
"Aku enggak bisa masuk sinetron, kayaknya enggak bakat. Kalau untuk act aku lebih suka di staging atau teater musikal gitu yang berhubungan langsung dengan penonton," ucap Galabby saat berbincang di kantor kumparan beberapa waktu lalu.
Galabby. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Beranjak dewasa, Galabby mengikuti ajang pencarian bakat bernama Indonesia Mencari Bakat (IMB). Di situ, ia mulai memperkenalkan budaya broadway ke masyarakat Indonesia lewat penampilannya.
Pelantun lagu 'Fakta Cinta' itu kemudian terpilih menjadi salah satu peserta Indonesia Menuju Broadway. Bersama 12 orang latihannya, ia mendapat pelatihan dari spesialis teater musikal di Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
Banyak pelajaran yang didapatkan oleh Galabby dari kesempatan itu. Ia menjadi lebih paham ternyata banyak perbedaan signifikan antara teater di Indonesia dengan pertunjukan musikal broadway.
Galabby. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
"Kalau teater di sini mungkin lebih ke kehidupan sehari-hari. Kalau broadway musical di sana, itu udah ada pattern dan ceritanya. Kayak tentang 'Pretty Woman', 'Wicked', 'Lion King', 'Chicago', 'Phantom of the Opera', yang sudah bertahun-tahun lamanya," terang Galabby.
Audisi untuk bisa tampil di pertunjukan broadway di Amerika Serikat juga tidaklah mudah. Ada serangkaian tes yang cukup ketat untuk menyaring aktor-aktor terbaik.
"Kita kalau ke sana, audisi, casting, harus berperan jadi salah satu ya musikal-musikal itu. Dan itu tidak gampang, harus melewati beberapa syarat," ucapnya.
Galabby (tengah). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
"Kalau di Jakarta kita kebanyakan bikin sendiri, PH-nya bikin sendiri, Jakarta Movement bikin 'Petualangan Sherina', terus EKI Dance Company bikin 'Jakarta Love Riot'," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Meskipun pertunjukan musikal broadway bisa dibilang cukup bergengsi, tapi Galabby mengaku lebih bangga tampil di panggung teater Tanah Air.
"Jujur lebih menantang budaya kita, karena beraneka ragam. Dan aku lebih bangga membawakan teater yang di Jakarta. Di sana juga bangga banget, cuma sudah ada pattern-nya langsung. kita tinggal masuk into character saja," tutup Galabby.