Kumparan Logo

Ifan 'Seventeen': Istri Saya dan Tiga Personel Band Belum Ditemukan

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ifan Seventeen (Foto: IG @ivanseventeen)
zoom-in-whitePerbesar
Ifan Seventeen (Foto: IG @ivanseventeen)

Kabar mengejutkan datang dari band Seventeen. Band yang melantunkan 'Menemukanmu' ini menjadi korban tsunami yang melanda kawasan Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12) malam.

Dilihat dari akun Instagram Seventeen, band tersebut menjadi pengisi sebuah acara di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten, yang berlangsung pada 21-23 Desember 2018.

Ifan, vokalis Seventeen, telah memberi konfirmasi bahwa dirinya selamat dari kejadian tersebut. Dia mengunggah video dirinya ke akun Instagram-nya, @ifanseventen, Minggu (23/12).

embed from external kumparan

"Kita kehilangan bassist kita, Bani," kata Ifan dalam video tersebut. "Dan road manager kita, Oki."

Ifan juga menuturkan bahwa gitaris Seventeen, Herman, dan Andi, drummer, belum juga ditemukan. Tak hanya itu, istri Ifan, Dylan Sahara, juga belum ditemukan.

"Andi, Herman, sama Ujang belum diketemukan. Sementara yang lain selain itu selamat walaupun luka-luka. Minta doanya agar istri saya, Dylan, Andi, Ujang, sama Herman agar cepet diketemuin," ucap Ifan sambil yang mengenakan baju hijau tua sambil terisak.

Ifan juga menuliskan pada keterangan videonya agar orang-orang mengikhlaskan kondisi Bani dan Oki. Dia juga meminta doa agar orang-orang terdekatnya selamat.

"Minta doanya agar istri saya @dylan_sahara, trus mas @hermanseventeen @andi_seventeen sama @uje17_rukmanarustam cepet ktmu dalam keadaan selamat sehat walafiat. Minta ikhlas nya buat orang2 tersayang mas @baniseventeen dan mas @oki_wijaya," tulisnya.

Seventeen band (Foto: Facebook @Seventeen)
zoom-in-whitePerbesar
Seventeen band (Foto: Facebook @Seventeen)

Bencana tsunami bermula sekitar pukul 21.00 WIB ketika tiba-tiba air laut di kawasan Pantai Anyer naik, membuat sejumlah bangunan hotel roboh. Tsunami ini menurut BMKG disebabkan erupsi Anak Gunung Krakatau, ditambah fenomena gelombang tinggi. Tsunami menghantam kawasan Banten dan Lampung.

embed from external kumparan

Hingga pagi ini menurut laporan Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, korban jiwa akibat tsunami mencapai 40 orang.

Berikut keterangan BMKG terkait tsunami yang menerjang Anyer, Banten dan Lampung.

video youtube embed