Jadi 'Budak' Berbuah Piala Citra ke-8 untuk Christine Hakim
12 November 2017 8:58 WIB
0
0
Christine Hakim, Pemeran Pendukung Wanita TerbaikChristine Hakim, Pemeran Pendukung Wanita Terbaik (Foto:Regina Kunthi/kumparan)
Artis senior Christine Hakim memperoleh Piala Citra dalam Malam Penganugerahan Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Grand Kawanua International City, Hotel Novotel, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/11) malam. Wanita berusia 60 tahun itu didapuk sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik.
Prestasi itu diraih Christine lewat aktingnya ketika memerankan tokoh Ngasirah dalam film 'Kartini'. Ia mengaku, berakting dengan segenap hati dan jiwa dalam film garapan sutradara Hanung Bramantyo itu.
"Di film terakhir ini, 'Kartini', saya baru betul-betul merasakan, di lokasi syuting itu benar-benar jadi budak. Jadi, budak untuk peran saya. Iya, betul, budaknya Hanung (Bramantyo, sutradara 'Kartini') dan Robert Ronny (produser 'Kartini')," kata Christine diakhiri tawa ketika ditemui usai Malam Penganugerahan FFI 2017 digelar.
Christine mengalahkan sejumlah aktris lainnya yang juga dinominasikan sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik FFI 2017, yakni Adinia Wirasti, Cut Mini, Djenar Maesa Ayu Marissa Anita, Niniek L Karim, dan Widyawati.
Acha Septriasa dan Christine HakimAcha Septriasa dan Christine Hakim. (Foto:Yurika Kencana/kumparan)
Penghargaan sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik ini juga menambah daftar Piala Citra yang pernah diterima oleh Christine. Ini adalah kedelapan kalinya ia dianugerahi penghargaan oleh FFI.
Christine mendapat Piala Citra sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam gelaran FFI yang dihelat pada 1974, 1977, 1979, 1983, 1985, dan 1988, serta Lifetime Achievement di FFI 2016 lalu. Kendati demikian, ia malah tidak mengetahui bahwa Piala Citra yang dianugerahkan kepadanya saat ini merupakan yang kedelapan.
"Kedelapan, ya? Saya malah enggak hitung. Kemarin saya juga lupa loh, kalau saya masuk nominasi. Jujur, saya baru minggu lalu keluar dari rumah sakit. Jadi, awalnya saya ragu apakah saya bisa hadir di FFI 2017 atau tidak," ujar Christine.

Sebelum menutup perbicangan, Christine hakim mengungkapkan, tujuannya menghadiri FFI 2017 adalah untuk memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan ajang penghargaan yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 1955 tersebut.
"Yang jelas, betul saya datang ke sini adalah untuk tetap memberikan dukungan yang besar kepada teman-teman semua dan semua pihak yang sudah berusaha keras memberikan yang terbaik untuk terselenggaranya FFI 2017. Walau bagaimanapun, FFI adalah sebuah supremasi dunia perfilman Indonesia," pungkas Christine.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab redaksi. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: