Kecelakaan, Bassist Navicula Kritis dan Kekasih Meninggal

Bassist Navicula, Made Indra, baru saja mengalami kecelakaan di kawasan Gianyar, Bali, baru-baru ini. Tak seorang diri, mobil yang dikendarai Indra, juga terdapat kekasihnya, Afiriana Dewi.
Namun, nyawa sang kekasih tidak dapat diselamatkan. Sementara Indra saat ini kondisinya masih kritis dan menjalani perawatan di ICU RS Sanglah, Denpasar.
Kabar duka ini diumumkan langsung melalui akun Instagram Navicula. Dalam unggahan foto Indra dan Afi, Navicula menuliskan keterangan soal kejadian yang dialami sang bassist.
"Kami sedang berduka. Tengah malam tadi mobil yang dikendarai Indra Made mengalami kecelakaan di Gianyar. Made dan pasangannya Afiriana Dewi hendak pulang ke Denpasar sehabis acara pertunjukan musik di Ubud," tulis akun Instagram @naviculamusic.
"Keduanya mengalami cedera parah. Afi tidak tertolong dan meninggal dunia, Made masih dalam kondisi kritis di ICU RS Sanglah, Denpasar," sambungnya.
Sejumlah personel Navicula dan kerabat juga langsung mengurus pemulangan jenazah Afi untuk diterbangkan dari Bali menuju Yogyakarta. Mereka juga tidak lupa menitipkan doa untuk kekasih Indra itu.
"Saat ini kami dan beberapa kawan serta kerabat sedang mengurus pengiriman jenazah Afi ke Jogjakarta hari ini. Mohon doanya untuk jiwa Afi. Semoga dia beristirahat dalam damai," katanya.
Navicula juga menuliskan doanya untuk kesembuhan Indra yang saat ini masih kritis. "Terima kasih untuk kawan dan kerabat yang mendoakan dan mendukung kepulihan Made. Semoga ia segera melewati masa kritisnya. Selamat jalan Afi. Kami akan merindukanmu :( - Keluarga besar Navicula," imbuhnya.
Sementara itu, Vokalis Navicula, Gede Robi, juga ikut mengucapkan rasa prihatin atas kondisi sang bassist dan kekasihnya itu. Dalam unggahan foto Afi di akun Instagram, Robi menuliskan sosok kekasih Indra yang telah pergi untuk selama-lamanya.
"Jika ada bunga mawar di antara pohonnya berduri, mawar itu adalah Afi. Jika ada mekar teratai yg merona di antara lumpur, teratai itu adalah Afi. Rumput dan semak liar kan berupa taman, jika bunga bersemi," tulis Robi.
"Bunga-bunga itu adalah senyum dan keceriaan yg membumi. Yang selalu aku ingat darimu adalah senyum tulus yg senantiasa menghiasi. Kini aku merindu parah, masa bersamamu yg selalu indah. Selalu indah karena senyum dan tawamu yg senantiasa merekah. Syair terakhir untuk Afi," lanjutnya.
