Pencarian populer
22 Juli 2018 9:19 WIB
0
0
Klarifikasi Iis Dahlia soal Komentar Pedasnya di Acara KDI
Iis Dahlia. (Foto: Munady Widjaja)
Ajang pencarian bakat bertajuk Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018 menuai kontroversi. Penyebabnya karena ada video komentar juri yang menilai peserta dari penampilannya.
Pada saat itu, ada seorang remaja berusia 16 tahun bernama Waode Sofia, yang berasal dari Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Dia mengikuti audisi ajang pencarian bakat tersebut.
Berbeda dengan kontestan lainnya, Waode tampil tanpa berdandan. Ternyata, penampilannya itu mendapat kritikan dari tiga orang juri yang ada di sana, yakni Iis Dahlia, Trie Utami, dan Beniqno Aquino. Setelah mengkritik, Waode diminta untuk keluar dari ruangan audisi.
Iis yang terlihat cukup antagonis dalam tayangan tersebut sontak menjadi sasaran komentar nyinyir netizen. Dia memberikan penjelasan terkait video yang beredar di media sosial tersebut.
Menurut Iis, video tersebut hanya teaser. Biasanya, lanjut dia, teaser sengaja dibuat agar para penonton penasaran dan tertarik untuk menyaksikan konten secara keseluruhan. Maka dari itu, perempuan berusia 46 tahun tersebut, meminta agar para penonton melihatnya secara keseluruhan.
“Nonton dulu acaranya sampai kelar, pahami dulu, baru berkomentar,” kata Iis ketika ditemui di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (21/7).
Dalam tayangan secara keseluruhan memperlihatkan bahwa para juri mempersilakan Waode untuk keluar dan merias wajahnya. Jadi, Iis menilaian, dalam ajang tersebut para juri bukan sekadar mengkritik, tapi juga turut memberikan edukasi pada kontestan.
Waode Sofia sempat diceramahi dewan juri KDI karena tak dandan (Foto: Munady, Dok, KDI MNC TV)
Iis sempat kecewa dengan reaksi netizen yang terkesan berlebihan. Meski acara KDI merupakan kompetisi bernyanyi, menurut pelantun lagu 'Payung Hitam' tersebut, penampilan juga menjadi faktor yang penting dalam penilaian.
“Sekarang gini kalau dibilang itu ajang nyanyi iya, tapi kalau yang lain prepare, kenapa Waode enggak?” Ujar Iis.
Iis mengaku, tak masalah dijuluki sebagai juri yang judes atau galak. Sebab, di balik sikapnya itu, ia memiliki misi untuk membuat anak didiknya bisa memiliki mental yang kuat.
“Kalian bisa lihat kok betapa anak-anak didik saya masih akrab dengan saya, mereka nginep di rumah saya,” tutur Iis.
Iis Dahlia. (Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan)
Iis juga enggan menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa tindakan para juri terhadap Waode merupakan settingan. Namun, ia tak menampik bahwa di dunia hiburan saat ini memang sangat lekat dengan gimmick dan intrik.
“Suka enggak suka saya harus jalanin karena ini hiburan, kalau lu enggak suka enggak usah nonton,” ungkap Iis.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: