Pencarian populer

Mathias Muchus Gemar Berdebat soal Film dengan Keluarga

Matias Muchus. (Foto: Munady Widjaja)

Aktor senior Mathias Muchus sama-sama berprofesi di industri perfilman Tanah Air bersama istrinya, Mira Lesmana yang merupakan seorang produser film. Saat di rumah, mereka pun senang berdiskusi tentang film.

Selama berumah tangga, berdiskusi tentang berbagai hal mengenai film atau musik bersama keluarga, sudah menjadi makanan sehari-hari. Baik itu diskusi yang dilakukan secara sengaja, maupun tidak sengaja.

“Apakah itu proyek baru kita dapat atau proyek lama, atau barusan nonton film di bioskop, selalu diskusi bersama Mira, dan dua anak saya,” ujar Mathias saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/7).

Tak hanya Mathias dan Mira saja yang berkecimpung dalam dunia hiburan Tanah Air. Dua buah hati hasil pernikahan mereka, Galih Galinggis dan Kafka Keandre juga mengikuti karier orang tuanya, dengan menggeluti bidang hiburan.

“Anak saya juga orang kesenian. Yang satu sekolah film, yang satu orang musik. Jadi, sudah nge-blend aja. Di rumah tuh enggak formal. Hal-hal kerjaan tuh bisa jadi sebuah diskusi yang panjang,” ucap Mathias kembali.

Bagi pria berumur 61 tahun ini, berdiskusi tentang film bersama keluarganya itu ibarat membahas masalah yang sangat penting. Sehingga, tak jarang mereka saling berdebat. Selain itu, diskusi tersebut dilakukan untuk membantu anaknya yang sedang kuliah tentang perfilman.

“Karena memang itu profesi kita. Kalau enggak dibicarakan, ya tentu filmnya enggak menarik, ya. Jika ada film yang kita tonton menarik, maka akan kita bicarakan itu dan kita berdebat,” kata Mathias.

“Banyak hal (yang didiskusikan). Mau itu dari keaktorannya, cerita, tema, semua, karena anak saya juga sekolah film di Australia dan sekarang lagi getol-getolnya dia membuat film pendek. Jadi, banyak diskusi,” sambungnya.

Matias Muchus. (Foto: Munady Widjaja)

Kendati memiliki jadwal pekerjaan yang padat, tidak membuat Mathias dan Mira kehilangan waktu bersama keluarga. Malah, kehadiran anak di keluarga mereka membuat keduanya menjadi belajar untuk mengatur waktu.

Menurut Mathias, kehidupan keluarganya tidak seperti orang lain yang memiliki jam tertentu. Bahkan apabila sedang asyik membicarakan soal film, mereka bisa mengobrol hingga larut malam. Hal tersebut telah menjadi kebiasaan di keluarganya.

“Dari anak saya sebelum lahir, waktu saya memang berantakan. Dia lahir, kemudian dari keberantakan itu menjadi sesuatu yang kita coba manage di dalam keberantakan itu dan akhirnya tidak menjadi masalah. Kita masih bisa makan bareng, pergi bareng, piknik bareng, ngobrol bareng,” tandasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: