kumparan
23 Feb 2019 14:55 WIB

Pesan Shakira Aurum ke Denada: Ibu Harus Happy, Enggak Boleh Khawatir

Denada bersama anaknya, Shakira Aurum. Foto: Instagram/@denadaindonesia
Shakira Aurum, buah cinta Denada dari pernikahannya dengan Jerry Aurum, tengah berjuang melawan penyakit kanker yang bersarang di tubuhnya.
ADVERTISEMENT
Menurut Denada, bocah berusia 6 tahun itu masih harus menjalani perawatan secara intensif di sebuah rumah sakit di Singapura.
Meski kadang kondisinya membaik, tapi terkadang Shakira bisa tiba-tiba drop.
“Shakira masih kemoterapi dan masih menjalani dua tahun lagi pengobatannya. Dia baru keluar rumah sakit karena tiga hari lalu kondisinya agak menurun,” ungkap Denada saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Kondisi Shakira yang masih belum stabil membuat pelantun ‘Jogetin Aja’ itu tak pernah berhenti khawatir.
Apalagi efek samping dari kemoterapi yang dijalani putri semata wayangnya ini membuat tubuh mungil Shakira menjadi bengkak.
“Yang sebenernya saya paling takutkan sekarang ini, dia lagi bengkak badannya karena efek dari kemoterapi. Tapi kita jalani saja sesuai dengan ikhtiar,” tuturnya sambil tersenyum.
Anak Denada dirawat karena sakit kanker darah. Foto: Instagram/@risna_ories
Rasa khawatir dengan kondisi Shakira semakin membesar muncul tatkala Denada harus meninggalkan putrinya tersebut ke Jakarta untuk bekerja.
ADVERTISEMENT
Denada katanya sempat mengungkapkan rasa khawatirnya kepada sang anak. Ternyata ia mendapatkan respons yang sungguh luar biasa dari Shakira.
“Saya bilang ke anak saya, ibu khawatir. Tapi dia berusaha hibur saya. Di saat saya lagi badmood karena kepikiran, dia bilang ‘ayo siapa yang dapat rezeki?’, ‘siapa yang mau kerja?’, siapa yang mau dapat uang banyak?’ Berarti ibu harus happy, enggak boleh khawatir,” kata Denada mengikuti ucapan sang anak.
“Pasti kepikiran sih, tapi ya gimana saya kan di sini (Jakarta) juga karena harus kerja. Ketetapan Allah memang begini dan saya tidak mau mengeluh,” tambahnya.
Kata-kata yang menghibur dari Shakira nyatanya menjadi penyemangat bagi Denada. Ia pun tak henti-hentinya bersyukur dipercaya untuk merawat seorang anak seperti putri mungilnya itu.
ADVERTISEMENT
“Allah titipkan anak ini ke saya untuk saya belajar banyak hal. Di saat keadaannya seperti itu, tapi dia masih bisa memberikan pelajaran pada saya. MasyaAllah bersyukur apa pun yang harus dijalani, ketetapannya kita jalani,” tutup Denada dengan mata berkaca-kaca.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan