kumparan
25 Jan 2019 12:04 WIB

Saat Rara Sekar dan Isyana Sarasvati Bicara Titik Terendah Dalam Hidup

Rara Sekar Larasait dan Isyana Sarasvati. (Foto: Cornelius Bintang/kumparan)
Beberapa waktu lalu, kakak-beradik Rara Sekar dan Isyana Sarasvati merilis lagu berjudul 'Luruh'. Lagu tersebut merupakan bagian dari lagu lainnya yang menghiasi film 'Milly & Mamet', spin-off 'Ada Apa Dengan Cinta?'.
ADVERTISEMENT
Saat ditemui kumparan di kantor Sony Music Entertainment Indonesia di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, belum lama ini, Rara dan Isyana mengatakan bahwa 'Luruh' menggambarkan titik terendah dalam hidup seseorang.
Rara dan Isyana pun bicara soal titik terendah dalam hidup mereka. Isyana mengatakan bahwa dia pernah berada di titik terendah dalam hidupnya, tepatnya saat dia terjun ke dunia entertainment.
"Aku banyak bertemu orang-orang baru, terus juga banyak dapet energi yang mungkin aku belum pernah ketemu sebelumnya. Mungkin ada rasa shock-nya juga. Terus, aku juga sempat kayak kehilangan kepercayaan dirilah. Mana aku introvert, enggak punya temen, terus kehilangan kepercayaan diri, ah, stres di rumah sendiri, gitu, kan," jelasnya.
Meski demikian, pelantun 'Tetap Dalam Jiwa' itu belajar dari hal tersebut dan berusaha bangkit. "Aku harus percaya bahwa namanya hidup pasti ada di atas, ada di bawah. Kita harus menerima itu. Menerima bahwa inilah hidup yang tinggali. Kita jalani saja dan mencoba jadi pribadi yang lebih baik lagi," ucap Isyana.
Rara Sekar Larasait dan Isyana Sarasvati. (Foto: Cornelius Bintang/kumparan)
Berbeda dengan sang kakak, Rara, titik terendah dalam hidupnya dia rasakan ketika sedang merenung, terutama tentang kematian. Alasannya, kematian pasti dialami oleh manusia.
ADVERTISEMENT
"Ini bukan tentang selebrasi kesedihan, terutama dari video klipnya ('Luruh'). Tapi, lebih ke menerima kalau dalam hidup itu ada hal-hal yang di luar kendali kita, termasuk kesedihan, kehilangan. Tapi, dengan kita memahami dan memaknai itu, biasanya kita bisa lebih mengenal diri sendiri dan pastinya, menemukan jalan keluar karena kita benar-benar memahami bahwa kehilangan, kematian, itu pasti ada," jelas Rara.
Tonton perbincangan kumparan dengan Isyana dan Rara dalam video di atas.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·