Soleh Solihun Menunggu Penampilan Dead Kennedys di Hammersonic 2018
12 Juli 2018 20:53 WIB
0
0
Soleh Solihun Foto Soleh Solihun (Foto:Munady)
Setelah sempat dikabarkan tidak akan diadakan lagi tahun ini, Hammersonic kembali digelar di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara pada Minggu (22/7), dengan sentuhan yang lebih segar.
Jika dari tahun ke tahun Hammersonic menjadi Hari Lebaran bagi para metalheads di Indonesia dan Asia Tenggara, Hammersonic 2018 juga akan dimeriahkan oleh band-band dari genre di luar metal, seperti Dead Kennedys, H20, dan Marjinal.
Ketika ditemui saat menjadi MC di konferensi pers Hammersonic 2018 di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (12/7), Soleh Solihun merasa senang dengan perombakann konsep yang dilakukan Hammersonic.
Menurutnya, dengn banyaknya band punk dan hardcore yang tampil, akan semakin banyak orang yang ingin datang dan menyaksikan festival metal tahunan terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Soleh Solihun Foto Soleh Solihun (Foto:Munady)
"Kecuali tiba tiba Hammersonic nampilin band pop menye-menye, baru itu keterlaluan. Inikan metal dan punk masih sejalur. Banyak juga band metal yang cover lagu band punk. Dead Kennedys yang 'Holiday in Cambodia' di-cover sama banyak band, Sex Pistols dan Ramones itu juga jadi band favoritnya Motörhead," tutur Soleh.
"Jadi, selama masih warna band-nya bersinggungan enggak masalah. Malah orang yang tadinya enggak cinta metal jadi pengin dateng karena ada marjinal gitu," sambungnya.
Soleh pun memastikan bahwa dirinya akan turut hadir memeriahkan gelaran Hammersonic mendatang. Ia juga membocorkan band apa yang sudah dinanti-nanti dan akan ditonton olehnya.
"Gue karena lebih suka musik punk, gue pengin nonton Dead Kennedys. Biarpun line up-nya enggak orisinal, tapi gue enggak masalah, tetap mereka band Dead Kennedys. Toh, bisa nonton sudah syukur. Karena gue lebih suka punk daripada metal. Makanya gue senang saat Hammersonic ada variasi line up," ungkap pria berusia 39 tahun itu.
Ternyata, pemain film 'Mau Jadi Apa?' ini sudah menjadi pecinta musik keras sejak remaja. Ia pun menceritakan pengalamannya menjadi MC dan frontman untuk band rock semasa menempuh pendidikan di Universitas Padjajaran.
Soleh menceritakan bahwa dia memang cinta mati terhadap musik keras. Menurutnya, musik keras selalu bisa menjadi salah satu sumber energi utamanya dalam menjalani pekerjaannya sebagai presenter, pemain film, sutradara, dan stand up comedian.
"Karena gue tuh kalau dengerin musik senengnya yang membangkitkan semangat, sehari-hari jadi kuat, enggak loyo. Karena enggak suka yang lemah nyanyinya, yang manja, mellow gitu," imbuhnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab redaksi. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: