kumparan
14 Sep 2018 10:35 WIB

'Topik Semalam', Tentang Gangguan Mental Kunto Aji saat Ditagih Nikah

Kunto Aji. (Foto: Munady)
Setelah dua tahun lalu merilis album 'Generasi Y', Kunto Aji tahun ini kembali merilis album baru bertajuk 'Mantra Mantra'. Album yang dirilis di bawah bendera Juni Records itu, memiliki tema besar seputar isu kesehatan mental dari prespektif Aji.
ADVERTISEMENT
Ketika menggelar konferensi pers di kantor Juni Suara Kreasi HQ, Bangka, Jakarta Selatan, Kamis (13/8), Aji menceritakan bahwa ia sengaja tidak terlalu mengangkat tema kasus kesehatan mental yang ekstrim.
Penyanyi berusia 31 tahun ini ingin mengingatkan masyarakat, khususnya para penggemar, bahwa penyakit mental yang berskala kecil juga berbahaya untuk kehidupan sehari-hari.
"Enggak harus sampai ada keinginan bunuh diri atau gimana. Maksudnya, mental health tuh awareness-nya masih kurang di Indonesia, dan itu harus diangkat, karena bisa berdampak di manusia itu cukup besar. Mungkin kita melihatnya masalah kita kecil, tapi secara tidak sadar tuh produktivitas menurun, mood selalu jelek. Itu pasti ada masalah yang tidak diselesaikan dan itu membutuhkan bantuan," ungkap Aji.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
Sebagai single pertama dari album 'Mantra Mantra', Kunto Aji mendaulat 'Topik Semalam' yang diproduseri oleh Ankadiov. Single tersebut bercerita tentang 'gangguan mental' yang Aji alami, saat ditagih menikah oleh sang kekasih.
"Single ini bercerita tentang pengalaman pribadi yang saya alami. Tentang sebuah hubungan di mana kita sudah dikasih deadline sama yang sekarang sudah jadi istri saya. Dia bilang, 'Kita pacaran sudah lama kan, mau niat nikah enggak? Kalau enggak niat nikah, kita putus saja'. Nah, itu bikin pikiran tuh," tuturnya.
Aji memang saat ini sudah mempersunting kekasihnya Dewi Syariati. Namun, masalah tagihan menikah dianggapnya mewakili banyak generasi Y yang rata-rata kini berusia sekitar 25 tahunan.
Kunto Aji rilis album kedua 'Mantra Mantra', Kamis (13/9). (Foto: Munady Widjaja)
Sejak pertama kali menelurkan karya-karya solo, mantan kontestan Indoensian Idol itu memang terkenal lekat dengan kehidupan generasi milenial.
ADVERTISEMENT
Sebagai contoh, Aji dahulu terkenal lewat lagu 'Terlalu Lama Sendiri' yang dianggap masyarakat cocok untuk mewakili banyak jomblo di usia siap nikah. Selain itu, ada pula lagu 'Akhir Bulan' yang mewakili kesedihan kaum milenial kala gaji terlalu banyak terhambur di awal bulan.
"Saya memang selalu menulis lagu untuk generasi Y ya, generasi milenial yang sekarang kayaknya lagi mengalami masalah itu. Dikasih deadline atau apa sama pacar, atau orang tuanya," imbuh Kunto Aji.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan