Pencarian populer

Usia Masih 13 Tahun, Fatih Unru Sudah Bisa Beli Rumah Sendiri

Fatih Unru, (Foto: Munady Widjaja)

Setelah dikenal sebagai komika cilik, Fatih Unru tengah merintis kariernya sebagai pemain film. Ia rupanya hendak mengikuti jejak sang ayah, Yayu Unru, yang merupakan seorang aktor senior.

'Make Money' yang dirilis pada 2013 menjadi film layar lebar perdana Fatih. Setelahnya, ia membintangi film 'Seputih Cinta Melati' (2014), 'Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1' (2016), 'Aku Ingin Ibu Pulang' (2016), dan 'Petualangan Menangkap Petir' (2018).

Hanya saja, untuk meraih kesuksesan di dunia akting, Fatih tak jarang harus mengorbankan kewajibannya sebagai pelajar. Ia kerap izin tak masuk sekolah untuk keperluan syuting maupun lantaran terlalu lelah usai bekerja.

Fatih juga kerap mendapat teguran dari ibunya. Menurut aktor kelahiran 7 Juli 2005 itu, dibandingkan ayahnya, sang ibu lebih kerap melayangkan komplain. Beliau ingin anaknya lebih dulu fokus bersekolah dibandingkan bekerja di dunia hiburan.

Aktor cilik, Fatih Unru. (Foto: Munady Widjaja)

Meski demikian, Fatih tetap bersikeras untuk menjalankan keduanya, sekolah dan kariernya sebagai aktor. Sebab, banyak hal yang ia dapatkan dari pekerjaannya itu. Tak hanya pengalaman dan pelajaran, namun juga materi demi bekal hidup di masa depan.

Dengan bersekolah sambil bekerja di dunia hiburan, ia telah memiliki penghasilan sendiri. Penghasilannya itu pun seutuhnya hanya untuk Fatih, meski dititipkannya kepada sang ibu.

Tak sekadar ditabung, penghasilan yang telah didapatkan digunakan Fatih Unru untuk berinvestasi. Ya, di usia 13 tahun, pemain film 'Orang Kaya Baru' tersebut sudah mampu membeli rumah sendiri.

"Aku sempat beli rumah di daerah Grand Nusa Indah. Itu di Cibubur arah Jonggol. Ini aku enggak bohong," ucap Fatih ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta.

Fatih Unru, (Foto: Munady Widjaja)

Pemilik nama lengkap Andi Bumi Fatih Unru itu mengaku diberi saran oleh orang tua untuk membeli rumah. Tanpa merasa terpaksa, ia sendiri pada akhirnya berkeinginan untuk menuruti saran tersebut.

"Kalau dipakai sesuai kemauan aku doang, nanti habis. Mumpung masih ada, baiknya disiapkan untuk masa depan daripada jadinya cuma menyesal. Nanti, kalau mau dijual, ya dijual, kalau enggak dipakai," tuturnya.

Lantas, mengapa Fatih memilih mengalokasikan penghasilannya untuk membeli properti, bukan yang lain?

"Di New York kan sekarang sudah padat. Indonesia juga akan kayak begitu. Jakarta kan juga sudah padat. Ya, kan kebutuhan orang sekarang juga tempat tinggal. Kalau enggak disiapkan dari sekarang, mau gimana?" tandas Fatih Unru sembari tersenyum.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.53