Young Lex Merasa Tak Salah Telah Bohong soal Dipukuli Penggemar K-Pop

Rapper sekaligus selebgram Young Lex baru-baru ini kembali menuai sensasi. Sensasi terbaru yang ia lakukan adalah menampilkan foto wajahnya yang babak belur seperti habis dipukuli.
Namun ternyata, foto yang diunggah ke akun Instagramnya tersebut hanya efek make up belaka. Sehingga, konten tersebut akhirnya menuai kecaman dari berbagai pihak.
Menanggapi hal tersebut, pria berumur 26 tahun ini mengatakan bahwa hak semua orang untuk membuat konten bercanda di dunia maya.
"Intinya gini, kalau lo mau becandain gue, gue boleh dong becandain lo. Bukan baper ya, bukan balas dendam," ujar Young Lex saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).

Meski sadar konten yang dibuatnya banyak menuai kontroversi, pelantun 'Nyeselkan' tidak merasa kapok dengan komentar negatif yang diberikan netizen kepada dirinya.
Young Lex juga merasa tidak salah usai membuat konten wajah dirinya babak belur yang disebut telah dipukuli penggemar K-Pop. Ia mengaku tidak ada yang perlu diubah dari kejadian itu, meski dirinya banyak dibully netizen.
"Menurut gue, tetap jadi diri gue saja. Menurut gue, gue enggak melakukan kesalahan. Kenapa enggak minta maaf? Ngapain minta maaf kalau lu enggak buat salah," katanya.

Pria yang memiliki tato disekujur tubuhnya itu menyarankan kepada netizen untuk tidak selalu menerima setiap konten di media sosial secara mentah.
"Enggak semua yang lo dengar dan lo lihat dan lo baca itu, 100 persen benar. Coba disaring dulu gitu, lho. Jangan diterima mentah-mentah terus, 'Oh dia orangnya gini, dia begini'," tuturnya.
Ia juga menilai bahwa tidak semua konten di media sosial harus direspons secara serius. Karena tidak semua konten di media sosial bersifat mendidik.
"Lo mau (konten) mendidik semua? Enggak bisa. Perlu ada konten mendidik? Perlu. Tapi apa perlu semuanya harus mendidik? Enggak juga. Harus ada yang kadarnya fun, becanda, tapi notabene jangan kelewatan juga," imbuh Young Lex.
