Pencarian populer

Dianggap Ahistoris, Drama Mr. Sunshine Diprotes Warga Korea

Drama Mr Sunshine merosot ke posisi lima chart mingguan. (Foto: tvN)

Drama 'Mr. Sunshine' diprotes oleh warga Korea Selatan. Sebagian dari mereka merasa bahwa drama itu tidak menggambarkan apa yang terjadi dalam era dinasti Joseon secara tepat.

Karena banyaknya protes yang terjadi, beberapa warga pun mengajukan petisi kepada Blue House atau kantor pemerintahan Korea Selatan. Mereka meminta agar pemerintah mengambil tindakan keras atas kesalahan cerita sejarah dalam drama 'Mr. Sunshine'.

Ada beberapa poin yang dijadikan tuntutan dalam petisi tersebut. Dilansir Korea Times, para pembuat petisi memilih untuk mengkritik para pembuat drama karena mereka seolah menggambarkan orang-orang di era Joseon bukan sebagai korban penjajahan.

"Dalam kenyataan sejarah yang benar-benar memiliki pelaku dan korban, Joseon tidak digambarkan sebagai korban dari penjajahan, tetapi sebagai (negara) yang menuai perbuatan mereka sendiri," tulis pembuat petisi.

Mr. Sunshine. (Foto: Facebook/@tvNmrsunshine)

Selanjutnya, para pembuat petisi juga merasa bahwa tvN perlahan-lahan menutupi sejarah yang sesungguhnya, sekaligus meremehkan apa yang terjadi dalam sejarah. Dilansir Soompi, mereka berpendapat, seharusnya tvN tidak bertindak seperti itu. Menurut mereka, sudah ada banyak drama yang bisa merepresentasikan sejarah di era Joseon dengan baik, meskipun tetap mengandung unsur fiksi.

"Kami terus melihat bagaimana tim produksi membuat budaya di era Joseon sebagai 'tak beradab'," sebut para pembuat petisi.

Karakter dalam drama Mr. Sunshine, Goo Dong Mae. (Foto: Facebook/@tvNmrsunshine)

Selain itu, warga yang memprotes juga merasa keberatan dengan latar belakang dari Goo Dong Mae, karakter yang diperankan oleh aktor Yoo Yeon Seok dalam 'Mr. Sunshine'. Menurut mereka, cara tvN menggambarkan Goo Dong Mae sebagai seseorang yang tidak memiliki pilihan adalah hal yang berbahaya.

"Semasa kependudukan Jepang dan saat perang berlangsung, Jepang adalah negara penjajah. Karena dalam sejarah ada pihak yang jelas-jelas menjadi korban, berbahaya untuk menggambarkan seorang karakter penjajah yang 'tidak memiliki pilihan lain'," sebut para penuntut dalam petisi itu.

Goo Dong Mae, karakter yang diperankan aktor Yoo Yeon Seok, sempat digambarkan sebagai kepala dari Black Dragon Society di Hanseong, sebuah organisasi yang tercatat pro-Jepang dalam sejarah. Inilah yang menuai protes dari para pembuat petisi. Menurut mereka, pilihan tvN menggambarkan Goo Dong Mae sebagai karakter yang mempesona, dianggap sebagai romantisasi terhadap karakter yang pro-Jepang.

Sebagai respons terhadap hal ini, pihak tvN pun kemudian memutuskan untuk mengganti detail mengenai Goo Dong Mae dan menjadikan sepenuhnya karakter fiktif.

Hingga kini, petisi yang dimulai sejak 16 Juli lalu itu telah ditandatangani oleh lebih dari 27 ribu orang. Masih tersisa beberapa hari lagi hingga petisi ini ditutup, yaitu pada 15 Agustus 2018.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60