10 Cara Agar Ibu Hamil dan Janin Sehat di Trimester Pertama

12 Agustus 2019 9:03 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi ibu hamil di trimester pertama Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil di trimester pertama Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Ibu dan janin sehat selalu, itu biasanya doa yang disampaikan orang pada ibu hamil di trimester pertama. Begitu juga harapan Anda bila mengalaminya kan, Moms?
ADVERTISEMENT
Tapi jangan sekadar berharap, ada banyak hal yang perlu ibu lakukan pada masa awal kehamilan atau trimester pertama agar janin maupun dirinya sendiri bisa tetap sehat. kumparanMOM merangkum 10 di antaranya:
segera berhenti merokok agar ibu dan janin sehat sejak trimester pertama Foto: Unsplash
Bila selama ini Anda merokok, berhentilah segera. Merokok meningkatkan risiko berbagai masalah, termasuk keguguran, masalah plasenta, bayi lahir dengan bibir sumbing dan kelahiran prematur. Merokok juga bisa memperlambat pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko kelahiran mati dan kematian bayi.
Ibu hamil juga perlu menghindar sebisa mungkin dari orang-orang yang merokok agar tidak terpapar asap rokok. Ya Moms, jadi perokok pasif sangat berbahaya untuk diri maupun janin Anda. Bila pasangan Anda merokok, minta ia berhenti segera.
ADVERTISEMENT
Seperti halnya rokok, konsumsi alkohol juga merugikan kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Alkohol dapat meningkatkan kemungkinan berat badan lahir rendah serta risiko bayi kelak tumbuh menjadi anak yang mengalami masalah dengan belajar, berbicara, rentang perhatian, bahasa, hingga hiperaktif.
ilustrasi vitamin Foto: Shutterstock
Untuk memenuhi kebutuhan asam folat ibu hamil, sejak trimester pertama ibu hamil bisa mengonsumsi vitamin prenatal. Asupan asam folat dapat mengurangi risiko bayi lahir cacat maupun lahir dengan berbagai gangguan atau kelainan kesehatan.
Laman American College of Obstetricians dan Gynecologists menyebutkan bahwa ibu hamil sebaiknya membatasi asupan kafein mereka menjadi kurang dari 200 mg per hari atau sekitar 1 cangkir saja. Ini karena konsumsi kafein yang tinggi diketahui berkaitan dengan kasus keguguran dan masalah kehamilan lainnya.
ADVERTISEMENT
Beberapa jenis aktivitas, pekerjaan, dan hobi bisa jadi berbahaya bagi ibu hamil dan janin. Misalnya arung jeram, buggy jumping dan berbagai kegiatan ekstrem lain. Jadi, hindari dulu ya, Moms.
ilustrasi ibu hamil membaca buku tentang ASI dan menyusui Foto: Shutterstock
Membaca artikel-artikel tentang kehamilan sejak trimester pertama hingga ketiga nanti, dapat sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Maklum saja, selama hamil, ibu hamil bisa saja merasakan rasa sakit, tidak nyaman, perasaan aneh atau gejala lainnya. Dengan banyak membaca, ibu hamil dapat mengurangi rasa cemas dan bersikap lebih bijak juga waspada. Tentu saja, Anda juga bisa subcribe atau mengikuti topik hamil, ibu hamil dan seputar kehamilan di kumparanMOM.
Ilustrasi tidur tengkurap Foto: Pixabay
Pada trimester pertama, ibu hamil akan lebih mudah lelah. Karenanya, sebaiknya Anda mengusahakan untuk menambah jam tidur, Moms. Caranya antara lain dengan mencoba pergi tidur lebih awal.
ADVERTISEMENT
Terbiasa tidur tengkurap atau terlentang? Memang masih mungkin dilakukan di awal masa kehamilan. Tapi ada baiknya Anda membiasakan tidur miring ke kiri sejak sekarang.
Ttidur dengan posisi miring ke kiri adalah posisi terbaik untuk ibu hamil karena posisi itu dapat meningkatkan aliran darah dan nutrisi ke plasenta dan janin. Hal itu membuat janin tetap mendapatkan zat-zat gizi dan oksigen melalui plasenta dengan lancar.
Ibu hamil perlu makan makanan bergizi seimbang sejak trimester pertama Foto: Shutterstock
Agar tetap sehat, hindarilah makanan yang berpotensi mengandung bakteri, parasit, atau racun. Ibu hamil, disarankan tidak mengonsumsi daging setengah matang, keju lunak yang tidak dipasteurisasi, apa pun yang mengandung telur mentah, sushi yang dibuat dengan ikan mentah, tiram mentah, dan kerang-kerangan lainnya, ikan yang mengandung merkuri tinggi, dan kecambah mentah.
ADVERTISEMENT
Sejak trimester pertama, Anda juga perlu makan-makanan bergizi seimbang. Bila selama ini tak terbiasa mengonsumsi banyak buah-buahan dan sayuran, mulai sekarang tambahlah porsinya. Anda juga perlu banyak mengonsumsi protein rendah lemak dan memastikan hidrasi tubuh terpenuhi.
Lantas, seperti apa ciri-ciri janin yang bisa diamati pada trimester pertama kehamilan? Anda bisa membaca selengkapnya di sini, Moms.