10 Tips untuk Atasi Rambut Rontok saat Menyusui

Setelah melahirkan atau saat sedang memasuki masa menyusui, umumnya ibu akan mengalami rambut rontok. Ya Moms, ini merupakan hal yang sangat wajar dan terjadi akibat perubahan hormon.
Dijelaskan dalam laman resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski), saat hamil, kadar estrogen seorang wanita melonjak sehingga fase hidup rambutnya jadi lebih panjang. Artinya, rambut yang seharusnya gugur tidak jadi rontok. Ini yang membuat rambut ibu hamil terasa lebih lebat.
Semenetara setelah melahirkan, hormon estrogen menurun dan kembali ke tingkat normal. Siklus dan pertumbuhan rambut juga ikut normal. Rambut yang ‘terlambat rontok’ saat hamil, jadi rontok pada masa menyusui, sehingga helaian yang gugur seolah jauh lebih banyak dibanding sebelum masa kehamilan tanpa dapat dihindari.
Tapi Anda tak perlu khawatir, umumnya masalah rambut rontok ini tidak berlangsung lama dan tidak akan menyebabkan kebotakan. Anda juga bisa berusaha untuk meminnimalisir agar tak bertambah parah dengan mengikuti tips dari dokter spesialis kulit berikut ini:
Hindari mengikat atau mengepang rambut terlalu kencang dan terlalu sering. Lebih baik, gerai rambut atau kuncir longgar secukupnya saja.
Sisir rambut perlahan dengan sisir bergigi jarang. Urai rambut yang kusut dengan sabar.
Perhatikan asupan Anda. Konsumsi makanan bernutrisi, mengandung vitamin dan pilihlah makanan yang berprotein tinggi. Misalnya daging merah, kacang-kacangan, susu, sayuran dan buah-buahan. Rambut Anda juga butuh banyak Vitamin D, vitamin C, zat besi, magnesium, dan omega-3 untuk dapat tumbuh sehat.
Berencana diet untuk mengembalikan berat badan setelah melahirkan? Tunda dulu deh, Moms! Diet atau membatasi makan akan mengurangi asupan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut yang sehat.
Hindari stres! Bila ada hal-hal yang membuat Anda stres, segera luangkan waktu untuk menenangkan diri kembali. Stres hanya akan membuat rambut rontok lebih parah lagi.
Tak perlu mencuci rambut terlalu sering. Cukup cuci rambut Anda dua hingga tiga hari sekali untuk mencegah kerontokan jadi lebih parah.
Gunakan kondisioner rambut untuk menjaga rambut tetap lembut. Rambut yang kusut lebih mudah patah dan rontok.
Bila merasa perlu, potonglah rambut Anda jadi lebih pendek. Memotong rambut bisa membantu meringankan kerontokan karena beban akar rambut menjadi berkurang.
Hindari rambut dari suhu tinggi yang bisa membuat rambut kering dan lebih rapuh. Misalnya suhu tinggi saat penggunaan hairdryer atau catokan rambut.
Bila ke salon, pilihlah perawatan rambut hairmask dibanding creambath, karena pijatan pada kepala saat perawatan creambath bisa membuat rambut rontok lebih banyak.
Nah Moms, siap mencoba 10 tips atasi kerontokan rambut saat menyusui yang dijelaskan di atas? Semoga berhasil, ya.
Jangan lupa, periksakanlah diri ke dokter spesialis kulit apabila merasa kerontokan rambut yang dialami semakin parah atau tidak wajar. Dokter akan memastikan ada atau tidaknya masalah kesehatan lain yang menyertai kerontokan rambut Anda.
