Kumparan Logo

5 Cara Ajarkan Balita Agar Mau Berbagi dengan Temannya

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak-anak bermain ikan Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak bermain ikan Foto: Pixabay

Pada saat-saat tertentu, balita akan memiliki sifat protektif pada barang yang ia miliki, sehingga ia bisa menjadi pelit alias tidak mau berbagi dengan orang lain. Saat ia punya mainan baru misalnya, maka ia tidak ingin ada orang lain yang menyentuh mainannya, bahkan temannya pun tidak akan diperbolehkan untuk meminjam mainan miliknya.

Mengajarkan anak balita Anda untuk bisa berbagi juga penting, Moms. Hal ini untuk menghindari anak Anda berkelahi dengan temannya atau bahkan dijauhi karena ia dianggap pelit. Berikut adalah beberapa cara untuk mengajarkan anak berbagi seperti dikutip dari buku Your Preschooler Bible yang ditulis oleh dr. Richard Woolfson.

  1. Minta izin terlebih dahulu

Ilustrasi ibu menemani anak belajar. Foto: Shutterstock

Bila Anda ingin agar anak berbagi, maka jangan lupa untuk meminta izinnya terlebih dahulu. Katakan pada si kecil, bolehkah ia bermain dengan mainan barunya bersama temannya? Atau bolehkan temannya minta makanan yang sedang ia makan? Kalau Anda memaksa anak untuk berbagi tanpa seizinnya maka hal tersebut akan membuat anak menjadi marah.

  1. Saling berbagi

Jangan hanya meminta anak Anda untuk berbagi dengan temannya. Bila Anda mendapati anak Anda sudah mau berbagi namun temannya justru bersikap pelit, maka Anda bisa meminta teman anak Anda itu untuk mau berbagi juga dengan anak Anda.

  1. Minta teman anak Anda untuk membawa mainan sendiri

Ilustrasi dua anak perempuan bermain pasir Foto: Pixabay

Bila anak Anda dan temannya sering berebut mainan, maka salah satu jalan keluarnya adalah dengan memintanya untuk membawa mainan sendiri sehingga mereka tidak perlu rebutan lagi dan bisa bertukar mainan.

  1. Tunjukkan benda-benda yang harus dipakai bersama

Misalnya saat anak Anda main ayunan di taman bermain. Katakan bahwa ayunan tersebut milik bersama dan ada anak-anak lain yang ingin naik ayunan tersebut sehingga jangan main terlalu lama. Katakan berapa lama ia boleh main ayunan, kemudian bergantian terlebih dahulu dengan teman yang lain.

  1. Puji anak

Ilustrasi ibu dan anak berpelukan. Foto: Shutterstock

Jangan lupa puji anak balita Anda bila ia mau berbagi dnegan temannya sehingga ia tahu bahwa berbagi adalah hal yang baik dan ia mau melakukannya.

embed from external kumparan