Kumparan Logo

5 Tanda Pelekatan yang Salah saat Menyusui Bayi

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Moms, sudahkah Anda memastikan pelekatan yang baik dan benar saat menyusui bayi? Jangan salah, pelekatan sangat penting untuk memastikan bayi bisa lancar menyusu dan memperoleh cukup ASI.

Selain itu, pelekatan yang salah bisa menimbulkan rasa sakit atau nyeri saat menyusui. Bila ini terjadi, 'buntut'-nya bisa panjang, Moms!

ilustrasi menyusui dengan posisi duduk Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi menyusui dengan posisi duduk Foto: Shutterstock

Pertama, payudara akan membengkak karena ASI tidak dapat dikeluarkan secara efektif. Lalu bayi merasa tidak puas dan jadi ingin menyusu lebih sering dan lama. Selanjutnya, bayi akan mendapat ASI sangat sedikit dan berat badan bayi pun tidak naik. Lambat laun, ASI akan mengering dan Anda tidak bisa lagi menyusui bayi. Tak mau, kan?

Karena itu, setiap ibu menyusui perlu tahu betul seperti apa pelekatan yang salah dan mana yang benar.

Berikut, kumparanMOM merangkum untuk Anda tanda-tanda pelekatan yang salah dari buku Bedah ASI IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) yang ditulis oleh pakar laktasi, dr Utami Roesli, Sp.A, MBA., IBCLC.

sakit menyusui Foto: Shutterstock

Tanda perlekatan mulut bayi dan payudara ibu masih salah / perlu diperbaiki:

  1. Dagu bayi tidak menempel pada payudara ibu.

  2. Mulut bayi tidak terbuka lebar-bibir mencucu/ monyong.

  3. Bibir bawah bayi terlipat ke dalam sehingga menghalangi pengeluaran ASI oleh gerakan lidah.

  4. Masih banyak areola bagian bawah yang terlihat.

  5. Terasa sakit pada puting saat menyusui.

Lantas, seperti apa pelekatan menyusui yang benar?

Tanda perlekatan mulut bayi dan payudara ibu sudah benar:

  1. Dagu bayi menyentuh payudara ibu.

  1. Mulut bayi terbuka lebar.

  2. Bibir bawah bayi terputar keluar.

  3. Lebih banyak areola bagian atas yang terlihat dibanding bagian bawah

  4. Tidak menimbulkan rasa sakit pada puting selama proses menyusui.