kumparan
8 Nov 2018 11:43 WIB

Ajak Anak Belajar Lewat 5 Permainan Sederhana Ini

Ilustrasi anak belajar di rumah (Foto: Shutterstock)
Tahukah Moms, saat anak bermain sebetulnya ia sedang mengenal dan mempelajari sesuatu. Ya, dunianya memang bermain untuk terus merangsang kemampuan dan keterampilannya. Untuk itu, bukan cuma kebutuhan nutrisinya saja yang mesti dipenuhi orang tua.
ADVERTISEMENT
Tapi juga kebutuhan untuk terus merangsang kemampuan yang mencakup aspek fisik, kognitif, emosional serta hubungan sosialnya. Tidak perlu cara yang susah kok, Moms. Tentu saja ini semua bisa dilakukan di rumah. Apa saja? Yuk ajak si kecil memainkan permainan berikut ini:
Mengajak Anak Bercermin
Ilustrasi anak bercermin. (Foto: Thinkstock)
Siapa sangka, bahwa bercermin bisa meningkatkan keterampilan anak, Moms?
Ya, saat bercermin, anak akan mengasah kemampuan inderanya mulai dari penglihatan hingga perspektifnya terhadap lingkungan sekitarnya.
Berkaca pada cermin membantu anak belajar cara memusatkan perhatian, melacak gambar, dan mengeksplorasi hal-hal menakjubkan yang bisa dilakukan wajah manusia, yang tak lain wajahnya sendiri.
Tapi Anda tetap perlu hati-hati, jangan sampai kepala anak terbentur dengan cermin ya.
Membacakan Cerita pada Anak
Ilustrasi anak belajar dan membaca. (Foto: Thinkstock)
Membacakan cerita pada anak memang sangat bermanfaat bagi dirinya. Baik sejak masih dalam kandungan sampai dewasa, membacakan cerita pada anak terbukti mampu menstimulasi kemampuan bahasa, kosakata, memori hingga emosinya. Anda bisa menggunakan boneka jari atau aksesoris kegemaran bayi Anda sebagai pendukung cerita seru Anda.
ADVERTISEMENT
Mendengarkan Musik
Ilustrasi Mainan Musik (Foto: Pixabay)
Selain membantu bayi mengenali aneka bunyi dan suara, musik juga bisa mengasah keterampilan emosi bagi balita. Apalagi, sudah banyak juga musik yang digunakan sebagai media belajar bagi anak. Jadi, jangan ragu untuk mengajak anak mendengarkan musik dan bermain musik sejak dini ya!
Bermain Bola
Bayi Bermain Balon (Foto: Thinkstock)
Ketika usianya 12 bulan, bayi sudah bisa menggerakan tangan dan jarinya dengan kuat dan sempurna. Ketika masa ini tiba, Anda bisa mengajak bayi untuk bermain bola dengan tekstur lembut.
Stimulasi yang satu ini mampu melatih kemampuan anak dalam memegang, menahan dan mendorong sesuatu. Keterampilan emosinya juga bisa terbentuk, Moms. Ia jadi belajar untuk sabar dalam menunggu giliran, saat bergantian melempar maupun menendang bola.
Bermain Cilukba
Perlukah Balita Masuk PAUD (Foto: Freepik)
Ya Moms, terlihat sederhana dan seperti bercanda saja, padahal permainan ini ada manfaatnya buat si kecil lho. Lewat permainan cilukba mengajarkan anak konsep hilang-muncul, bahwa sesuatu yang hilang belum tentu akan hilang selamanya. Hal ini membuat anak belajar agar ia tak perlu khawatir saat Anda tidak sedang berada di dekatnya. Sebab, hal itu bukan berarti Anda akan menghilang selamanya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan