Kumparan Logo

Bayi Kepanasan karena Mati Listrik? Lakukan 10 Hal Ini, Moms!

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
ilustrasi bayi menangis karena kepanasan Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi bayi menangis karena kepanasan Foto: Shutterstock

Bayi memang belum mengerti apa artinya mati listrik. Seperti saat mati listrik masal yang terjadi siang ini, Minggu (4/8). Tapi bayi tentu bisa merasakan perubahan suhu udara di sekitarnya. Bila bayi terbiasa berada di ruangan dengan penyejuk udara atau AC misalnya, selama mati listrik bisa saja ia jadi sulit tidur atau rewel karena kepanasan!

Lantas, apa yang bisa dilakukan orang tua untuk membantunya? Berikut beberapa hal yang bisa Anda coba, Moms.

ibu menyusui Foto: Shutterstock
  1. Terus menyusui

Saat udara panas, bayi cepat merasa haus. Karena itu, teruslah menyusuinya sesering mungkin, Moms. Saat disusui bayi juga akan merasa tenang sehingga rewelnya berkurang.

  1. Beri banyak minum

Bila bayi sudah berusia 6 bulan ke atas, Anda dapat memberinya minum lebih banyak. Ini penting, untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

  1. Siapkan buah-buahan

Selain minum, Anda juga dapat memberi bayi buah-buahan yang mengandung banyak air. Jeruk, pir dan semangka misalnya? Potong kecil-kecil agar bayi mudah menikmatinya sendiri.

ilustrasi baju bayi. Foto: Shutterstock
  1. Perhatikan pakaiannya

Pastikan bayi mengenakan pakaian 'anti gerah'. Dari bahan katun yang mudah menyerap keringat misalnya. Perhatikan juga jenisnya. Pakaian berpotongan sederhana seperti singlet, celana pendek atau kaus terusan bisa jadi pilihan terbaik.

  1. Ganti seprai, sarung bantal dan selimut

Anda mungkin juga perlu mengganti sarung bantal, selimut dan seprai bayi. Seperti juga pakaian, pilih yang berbahan katun saja. Simpan dulu sarung banyal, selimut dan seprai dari bahan wool, flanel atau bahan lain yang terlalu tebal.

ilustrasi bayi bermain di lantai Foto: Shutterstock
  1. Main di lantai saja

Bersihkan lantai dan ajak bayi main di sana tanpa karpet atau matras. Terasa lebih sejuk kan, Moms? Biarkan bayi tengkurap atau merangkak karena ini juga baik untuk perkembangannya.

  1. Biarkan semua pintu dan jendela terbuka

Jangan lupa untuk membuka pintu dan jendela-jendela rumah. Sirkulasi udara yang baik sangat penting untuk si kecil.

Ilustrasi bayi bermain air di kolam plastik Foto: Shutterstock
  1. Ajak Main Air

Coba keluarkan kolam plastik atau bak mandi si kecil dan ajak ia main air, Moms! Air ikut mati bersama listrik? Tak usah khawatir, bayi cuma perlu sedikit air untuk bermain, kok. Jangan lupa selalu temani dan awasi.

  1. Waslap dingin

Anda juga bisa membuat bayi lebih nyaman dengan menyeka keringat di tubuhnya dengan waslap atau handuk kecil yang dicelupkan ke air dingin. Utamakan area lipatan tubuh seperti ketiak, lengan, leher dan pahanya. Segaaar!

  1. Alihkan perhatian

Agar bayi tidak rewal karena kepanasan, cobalah juga mengalihkan perhatiannya dengan mengajak bermain, bernyanyi atau membacakan cerita. Semoga listriknya cepat menyala kembali, ya!