Pencarian populer

Begini Cara Orang Tua di Negara Maju Memilih Susu!

ilustrasi belanja di supermarket Foto: Shutterstock

Saat membeli susu untuk anak atau anggota keluarga lain termasuk diri sendiri, apa sih yang biasanya jadi pertimbangan Anda dalam memilih? Mungkin masih banyak dari kita yang memilih berdasarkan harga atau rasa yang disukai anak saja ya, Moms? Jarang atau malah tidak pernah sampai betul-betul membaca label atau rincian nutrisinya.

Padahal seharusnya, tidak begitu. Susu merupakan sumber protein hewani yang mengandung nilai gizi tinggi. Susu mengandung protein, lemak, laktosa, vitamin, dan mineral yang berguna dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan manusia. Tak heran kalau susu jadi bahan pangan yang sangat penting dalam kehidupan kita. Jadi kalau ingin mendapat semua manfaat susu ini, seharusnya kita lebih teliti saat membelinya.

Bagaimana caranya? Mungkin kita bisa belajar dari bagaimana masyarakat di negara-negara maju memilih susu, Moms. Orang tua di Denmark misalnya.

ilustrasi keluarga di supermarket Foto: Shutterstock

Di Denmark (dan kebanyakan negara maju lainnya yang ada dalam Uni Eropa) ada banyak inisiatif dan undang-undang yang membantu konsumen memilih produk bermutu, termasuk produk susu. Mereka juga menetapkan label-label resmi pada produk untuk mempermudah masyarakat mengetahui apa isi produk dan atau bagaimana produk itu dibuat. Apa saja misalnya?

Memenuhi undangan dari Arla Indofood, pada April lalu kumparanMOM pergi ke Denmark selama satu minggu untuk mencari tahu dan merangkumnya untuk Anda.

1.Kandungan Protein dan Kalsium

Apa alasan orang minum susu? Tentu untuk mendapat kandungan protein dan kalsiumnya kan, Moms? Itu sebabnya, memerhatikan kandungan protein dan kalsium dari produk susu yang dibeli sangat penting. Semakin tinggi kandungan kalsium dan protein dalam satu produk susu, semakin baik.

Ilustrasi gula Foto: Pixabay

2.Rendah Lemak, Gula dan Garam

Kalau kalsium dan protein harus tinggi, sebaliknya, orang tua di negara maju berusaha memilih produk susu yang memiliki lebih sedikit lemak, gula dan garam, Moms. Ada label-label resmi yang berlaku di wilayah UE yang membantu mereka mengetahui kandungan-kandungan ini.

Satu label yang bisa jadi dianggap paling penting adalah label dengan bentuk menyerupai kunci berwarna hijau. Label ini disebut The Keyhole dan berlaku di Denmark, Islandia, Norwegia, juga Swedia. The Keyhole merupakan label untuk produk yang mengandung lebih sedikit lemak, gula, dan garam daripada produk sejenis yang tidak memiliki label ini.

Juru bicara untuk Arla Foods, Carina Østergaard mengatakan, label The Keyhole merupakan label yang dipakai di hampir semua produk mereka sebagai penghasil 90% produk susu di sana.

Ilustrasi susu organik Foto: Shutterstock

3.Organik

Susu sapi organik sedang naik daun dan sangat diminati penduduk Eropa beberapa tahun terakhir ini. Bukan sembarang 'ngaku-ngaku' organik, lho Moms! Karena ada aturan ketat yang mengatur produk-produk organik di Denmark maupun Uni Eropa.

Ya, semua makanan organik yang dikemas dalam UE harus diberi label resmi berwarna merah. Jadi tidak boleh sembarangan mengaku produk organik kalau belum memperoleh label ini. Produk dengan label ini pun diperiksa untuk memenuhi standar secara teratur.

Ketika mengunjungi peternakan organik milik Arla misalnya, kumparanMOM melihat bagaimana produk susu sapi mereka dihasilkan dari sapi yang dipelihara di peternakan organik, diberi makan hanya makanan organik dan tidak atau hanya menggunakan sedikit sekali pestisida maupun zat aditif yang diizinkan.

Saat ini, Arla adalah produsen susu organik terbesar di dunia yang juga terkenal dengan produk susu alternatif bebas laktosa.

Sapi-sapi di peternakan organik Arla Food di Denmark Foto: Imesh

4.Kesejahteraan Hewan

Ada banyak definisi tentang kesejahteraan hewan, tetapi sederhananya kesejahteraan hewan adalah kesejahteraan fisik dan psikologis hewan yang berinteraksi dengan manusia. Lantas apa hubungannya dengan memilih produk susu?

Masyarakat negara maju, juga mempertimbangkan kesejahteraan hewan saat memilih produk susu, Moms! Ada label khusus yang memastikan produk susu misalnya, berasal dari peternakan yang sangat memperhatikan kesejahteraan hewan. Mulai dari kandang atau lingkungan sapi dipelihara, bagaimana mereka diberi makan dan dirawat hingga proses pemerahan susunya.

Mereka percaya, memastikan kesejahteraan hewan merupakan kewajiban, cara hidup yang benar dan akhirnya juga akan memberi dampak yang besar pada kesehatan manusia.

Ramah lingkungan Foto: Shutterstock

5.Ramah Lingkungan

Terakhir yang tak kalah penting, soal kelestarian lingkungan! Orang tua di negara maju juga kian cenderung memilih produk susu yang memiliki label ramah lingkungan. Susu yang dipilih diharapkan berasal dari satu proses produksi yang sesedikit mungkin menghasilkan emisi. Mulai dari penyerapan karbon di pertanian, mengurangi sampah dalam proses produksi hingga kemasan karton susu yang diproduksi tanpa proses pemutihan agar tidak merusak alam. Bijak sekali, ya?

Nah Moms, sudah siap belum ya kita memilih susu yang lebih baik untuk keluarga dengan pertimbangan-pertimbangan seperti ini? Kalaupun belum bisa mengikuti semuanya, mungkin tidak ada salahnya kita mulai coba beberapa, setahap demi setahap demi kesehatan seluruh anggota keluarga.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.53