kumparan
4 Sep 2018 14:01 WIB

Benarkah Susu Formula Sebabkan Lapisan Putih pada Lidah Bayi?

Lidah putih pada bayi. (Foto: Thinkstock)
Pernahkah Anda mendengar kalau bayi yang diberi susu formula biasanya akan ada lapisan putih pada lidahnya? Bila ya, jangan cepat percaya, Moms. Karena faktanya, lidah bayi yang diberi ASI pun dapat saja memiliki lapisan putih ini.
ADVERTISEMENT
Laman yang diasuh sekelompok dokter anak bersertifikat dan praktisi perawat yang mengkhususkan diri dalam perawatan bayid an anak-anak di Amerika Serikat, The Ludlow Pediatrics , menjelaskan bahwa kondisi lidah putih umum terjadi pada bayi baru lahir baik yang diberi susu formula maupun ASI.
Tapi sebaiknya, Anda juga menganggap remeh dan terus mencermatinya. Sebab, lapisan putih pada lidah bayi bisa juga tanda adanya sejenis sariawan atau infeksi jamur yang biasa disebut oral trush.
Tanda utama oral trush adalah adanya lapisan putih pada lidah bayi Anda, meskipun mungkin juga ada bercak putih di pipi bagian dalam atau tempat lain di area mulutnya. Lapisan ini terlihat seperti dadih atau keju cottage dan biasanya tidak dapat digosok dengan mudah.
Ilustrasi susu formula (Foto: Shuterstock)
Sebaliknya jika lapisan putih di lidah bayi mudah hilang atau luntur, maka itu bukan oral trush dan lebih mungkin merupakan residu ASI atau susu formula. Bila mengalaminya, bayi mungkin tidak tampak terganggu dengan lapisan putih ini. Tetapi bisa saja bayi jadi menolak makan, menyusu atau minum susu formula dengan dotnya.
ADVERTISEMENT
Lalu bilamana Anda harus mencari bantuan medis untuk mengatasi masalah ini?
Infeksi jamur di mulut bayi biasanya tidak serius, tetapi Anda tetap perlu memeriksakan anak ke dokter, Moms. Apalagi bila bayi Anda lahir prematur (sebelum 37 minggu kehamilan) atau masih berusia di bawah 4 bulan.
Pasalnya, bayi di bawah usia 4 bulan mengalami peningkatan risiko infeksi ini karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang dan kurang mampu menahan infeksi.
Ilustrasi bayi sakit (Foto: Thinkstock)
Oral trush juga cenderung dialami bayi yang baru mendapat pengobatan dengan antibiotik. Antibiotik mengurangi tingkat bakteri yang sehat di mulut bayi Anda, yang dapat memungkinkan tingkat jamur meningkat.
Jika masalahnya cukup serius, dokter mungkin akan mengambil sampel dari mulut bayi Anda dan mengirimkannya ke laboratorium untuk diuji. Semoga saja, si kecil tidak kenapa-napa ya, Moms!
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·