kumparan
17 Sep 2019 12:09 WIB

Berdiri Terlalu Lama saat Hamil Berbahaya untuk Janin, Benarkah?

ibu hamil Foto: Shutterstock
Meski tengah berbadan dua, ibu hamil dianjurkan untuk tetap aktif beraktivitas agar peredaran darah di dalam tubuh dan ke janin tetap lancar. Misalnya saja, dengan rutin melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki atau berenang.
ADVERTISEMENT
Tetap bergerak saat hamil nyatanya memang lebih baik dibandingkan duduk ataupun berdiri terlalu lama. Dilansir MomJunction, sebenarnya aman-aman saja ibu hamil berdiri dalam kurun waktu tertentu, asalkan tetap bergerak dan melakukan peregangan.
Berdiri terlalu lama saat hamil memang bisa menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan. Menurut studi penelitian yang dilakukan oleh Claudia A Snijder tentang 'Pekerjaan dan Pengaruhnya pada Janin dan Risiko Kelahiran yang Buruk', menjelalskan bahwa berdiri berjam-jam bisa mempengaruhi pertumbuhan bayi.
kaki bengkak Foto: Shutter Stock
Ibu hamil yang berdiri lebih dari 25 jam per minggu, dapat melahirkan bayi dengan berat 148-198 gram lebih rendah dari bayi normal. Selain itu, lingkar kepala bayi juga cenderung berkurang 1 cm.
Tapi, kenapa ya berdiri terlalu lama bisa mempengaruhi janin? Sebenarnya berdiri tidak selalu mempengaruhi kesehatan Anda atau janin yang dikandung. Namun dalam beberapa kasus, berdiri terlalu lama bisa memperburuk gejala kehamilan dan menyebabkan gangguan kesehatan bagi sang ibu.
ADVERTISEMENT
Adapun gangguan yang dialami meliputi pembengkakan kaki saat kehamilan, menyebabkan rasa sakit pada area kemaluan dan nyeri panggul, mempengaruhi tekanan darah, menyebabkan nyeri punggung bawah, serta menyebabkan kelahiran prematur pada bayi.
Oleh karena itu, jika Anda sedang ada dalam situasi di mana harus berdiri, usahakanlah untuk tetap bergerak dan melakukan peregangan, Moms. Agar nyaman, coba lakukan beberapa hal ini:
- Kenakan alas kaki yang bebentuk lekungan dan tumit yang tepat untuk posisi berdiri yang nyaman
- Pakai stoking kompresi untuk ibu hamil. Sebab hal itu bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah kaki bengkak.
Ilustrasi korset ibu hamil Foto: Shutterstock
- Saat Anda memasuki akhir trimester kedua atau memasuki trimester ketiga, pertimbangkan untuk mengenakan korset hamil, Moms. Korset hamil bisa membantu menahan beban perut Anda dan mengurangi rasa sakit punggung di bagian bawah.
ADVERTISEMENT
- Sering-seringlah berjalan singkat ketika Anda harus berdiri agak lama. Hal tersebut bisa membantu sirkulasi darah. Selain itu, cara ini juga bisa memudahkan persalinan Anda nanti.
- Konsumsilah cukup air dan jus sehat untuk menjaga diri agar tetap terhidrasi sepanjang hari. Kurangi konsumsi minuman berkafein.
- Bagi Anda yang masih bekerja, cobalah untuk meminta izin kepada atasan Anda agar diberikan pekerjaan yang membutuhkan waktu berdiri terlalu lama.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan