Kumparan Logo

Cara Hadapi Anak yang Suka Merengek Minta Sesuatu

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak tantrum mengamuk hingga menangis meraung-raung atau menjerit Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Anak tantrum mengamuk hingga menangis meraung-raung atau menjerit Foto: Shutterstock

Beberapa anak tidak kenal kata menyerah. Ia bertekad harus bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Semangat pantang menyerah sih, memang bagus. Tapi kalau anak jadi suka merengek untuk mendapatkan apa yang diinginkannya dengan harapan orang tua akhirnya menyerah? Jadi mengganggu dan enggak asyik juga kan, Moms?

Tapi jangan putus asa, Moms. Ada kok, beberapa cara yang bisa Anda coba untuk menghadapi situasi ini. Yuk, simak!

Anak menangis Foto: THINKSTOCK

1. Abaikan

Jangan biarkan rengekan atau rongrongan anak berhasil mengganggu pikiran Anda, Moms. Sebisa mungkin, abaikan saja. Tentu saja ini tidak mudah, tetapi coblah tetap melakukannya. Semakin sering Anda mencoba, semakin cepat Anda terbiasa.

2. Berpikir ke Depan

Ingatkan diri sendiri bahwa semakin sering membiarkan anak 'mengalahkan' Anda, akan semakin sering pula anak melakukan ini di kemudian hari. Akuilah bahwa menuruti kemauan anak hanya akan memberi Anda sedikit waktu istirahat sampai ia mulai merongrong Anda dengan permintaan yang berikutnya.

Ilustrasi anak cengeng Foto: Shutterstock

3. Sesekali Berkompromi

Tidak ada salahnya sesekali berkompromi dengan anak Anda. Misalnya, ia telah merengek-rengek sepanjang hari, agar diizinkan tidur lebih larut. Jelaskan mengapa Anda kali ini mau berkompromi dengannya saat itu.

4. Mengantisipasi Keinginannya

Jika Anda tahu ia akan merengek, misalnya agar Anda mau mengantarkannya berenang esok sore, katakan pada satu malam sebelumnya bahwaa Anda berencana akan membawanya berenang keesokan harinya. Ini akan menunjukkan padanya bahwa ia tidak perlu merengek pada Anda untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.

Ilustrasi anak tantrum Foto: Thinkstock

5. Beri Anak Pilihan

Lihat apakah anak bersikap lebih baik ketika Anda menawarkan pilihan, misalnya tiga jenis mainan yag bisa ia minta sebagai hadian ulang tahunnya. Dengan begini ia berkewajiban menentukan pilihannya daripada merengek untuk mendapatkan keinginannya.