kumparan
24 Nov 2018 20:34 WIB

Cara Mengukur Penis untuk Pilih Kondom yang Paling Pas

Ukuran penis suami sangat penting diketahui bila Anda dan suami memilih berhubungan seks dengan kondom sebagai alat kontrasepsi. Ya Moms, karena masalah ukuran penis dan kondom yang digunakannya ini sangat penting.
ADVERTISEMENT
Kondom yang terlalu kecil membuat suami merasa tidak nyaman. Bisa-bisa, ia jadi enggan menggunakannya atau jadi menurun gairahnya. Sementara kondom yang terlalu longgar bisa lepas di tengah sesi bercinta. Bila terjadi, tidak hanya bisa membuyarkan suasana tapi juga membuat Anda hamil di luar rencana. Tak mau, dong?
Ilustrasi penis dan kondom (Foto: Shutterstock)
Jadi cara terbaik untuk memastikan kondom yang dipakai oleh suami sudah sesuai adalah dengan mengukur penisnya. Tak usah jengah, bukankah Anda adalah orang terdekatnya? Lagipula, tidak mungkin juga menentukan ukuran penis suami hanya dari perasaan Anda saja, kan?
Lupakan juga semua mitos tentang menentukan ukuran penis seorang pria dari panjang jari, ukuran kaki, atau tinggi badannya. Daripada salah dan membawa masalah, segera ukur penisnya saat ereksi.
Ilustrasi memegang penis (Foto: derneuemann via pixabay)
Tentu saja, suami juga dapat melakukannya sendiri. Tapi pastikan ia mengukur dengan benar ya, Moms. Anda dan suami juga perlu tahu bahwa ukuran penis pria dapat bervariasi karena stres, kelelahan, frekuensi aktivitas seksual, dan tingkat gairah. Jadi agar yakin, boleh saja mengukur penis suami beberapa kali pada waktu yang berbeda.
ADVERTISEMENT
Sekarang, bagaimana caranya? Ikuti panduan yang kami kutip dari laman Very Well Health untuk Anda:
Ketahuilah cara mengukur penis dengan tepat (Foto: Shutterstock)
Mengukur Panjang Penis
Mulailah dengan mengukur panjang penis dengan langkah-langkah berikut ini:
1. Posisikan penggaris atau tempelkan pita pengukur di pangkal penis yang ereksi.
2. Tekan ke tulang kemaluan sejauh yang Anda bisa, sampai Anda dapat merasakan tulang tersebut. Ini sangat penting terutama jika ada banyak lemak perut yang bisa menghalangi Anda merasakannya.
3. Ukur penis dari pangkal ke ujung dengan seksama. Sebagai catatan, rata-rata panjang penis yang ereksi adalah antara 13.9 cm hingga dan 16 cm.
Ilustrasi mengukur penis dengan pita pengukur (Foto: Shutterstock)
Mengukur Keliling atau Ketebalan Penis
Selanjutnya, ukur ketebalan atau keliling penis:
1. Untuk langkah ini, akan lebih mudah bila Anda menggunakan pita pengukur yang cukup lentur atau seutas tali. Jika Anda memilih tali, pastikan tidak ada peregangan ya, Moms. Tali yang elastis misalnya, bisa menyebabkan kesalahan pengukuran.
ADVERTISEMENT
2. Kelilingi penis dengan pita atau tali satu kali di sekitar bagian yang paling tebal dari batang penis yang sedang ereksi.
3. Perhatikan dengan cermat di mana ujung pita bertemu, itulah ukuran yang perlu Anda catat. Jika menggunakan tali, tandai di mana ujung tali bertemu, lalu rentangkan tali di meja untuk mengukur jarak dari tanda ke ujung tali dengan penggaris. Rata-rata ketebalan penis berkisar 11,4 cm hingga 12,9 cm.
Ukur diameter penis dengan lebih dulu mengukur kelilingnya (Foto: Shutterstock)
Mengukur Lebar Penis
Beberapa kondom tolok ukurannya berdasarkan dengan lebar atau diameter penis. Nah, untuk mendapatkan pengukuran ini, pertama-tama temukan ketebalannya, dengan menggunakan metode yang dijelaskan di atas dan bagi dengan 3,14.
Kenapa 3,14? Ini adalah rumus dasar π (phi) untuk mendapatkan diameter jika keliling diketahui. Nilai π sama dengan sekitar 3,14. Bila ingin mendapat hasil yang paling akurat, Anda dapat menggunakan kalkulator untuk menghitungnya.
ADVERTISEMENT
Untuk catatan Anda, lebar rata-rata penis adalah 3,5 cm inci hingga 4 cm.
Ilustrasi berbagai ukuran penis dan kondom (Foto: Shutterstock)
Kini, setelah Anda yakin bahwa Anda telah mengetahui ukuran penis suami tercinta, Anda pun dapat menentukan apa ukuran kondom yang paling pas untuknya.
Jika ukuran penis suami dalam rata-rata yang dicatat, maka ia bisa memakan kebanyakan kondom dengan ukuran standar yang beredar di pasaran, Moms.
Jika ukurannya lebih besar, Anda perlu mencari kondom ukuran besar atau kondom yang biasanya diberi label 'max'. Sementara jika ukurannya lebih kecil, belilah kondom ukuran kecil yang biasanya diberi label 'fit'.
Bila ukuran kondomnya sudah sesuai, tak masalah besar, kecil atau rata-rata. Sebab ukuran penis tidak berpengaruh pada performanya maupun kepuasan saat berhubungan seks dengan Anda. Selamat menikmatinya!
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·