Kumparan Logo

Kapan Ibu Hamil Mulai Merasakan Gerakan Janin?

kumparanMOMverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perkembangan janin (Foto: pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Perkembangan janin (Foto: pixabay)

Salah satu tanda kehidupan janin, bisa dirasakan dari gerakannya di dalam kandungan. Tak hanya menendang, gerakan janin bisa berupa gerakan lembut yang terasa seperti gelembung atau gas.

Jadi, sejak kapankah bayi mulai bergerak dalam kandungan? Dan kapankah ibu hamil bisa merakan gerakan itu?

“Bayi bergerak sejak awal,” kata Raul Artal, M.D, ketua Departemen Kebidanan dan Ginekologi dan Kesehatan Wanita di Fakultas Kedokteran Universitas St.Louis seperti dilansir Parents.

Ilustrasi USG ibu hamil. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi USG ibu hamil. (Foto: Thinkstock)

Raul mengatakan, sejak munculnya ultrasonography (USG), gerakan janin dapat dilihat mulai dari dari 6-8 minggu usia kehamilan. Namun, gerakan itu belum bisa dirasakan ibu hamil.

“Kebanyakan wanita hamil mulai merasakan bayi bergerak sekitar 20 minggu masa kehamilan,” kata Jennifer Keller, Asisten Profesor di Departemen Kebidanan dan Ginekologi di George Washington University di Washington DC.

Ibu hamil (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ibu hamil (Foto: Thinkstock)

Gerakan janin bisa juga terasa di atas atau di bawah 20 minggu masa kehamilan, tergantung pada masing-masing ibu hamil. Pada kehamilan berusia 11 minggu misalnya, janin sudah bisa cegukan yang menandakan sistem sarafnya berkembang. Pada kondisi tersebut, ibu hamil akan merasakan sentakan berirama yang terjadi berulang.

“Di tempat yang tenang atau pedesaan, mungkin Anda bisa merasakan tendangannya mulai dari 17 hingga 18 minggu,” kata Dr.Artal.

Seiring dengan perkembangan janin, gerakannya akan cukup kuat pada usia kandungan 24-28 minggu. Pada usia kehamilan itu, gerakan janin tak hanya bisa dirasakan oleh ibu hamil, tapi juga orang lain yang memegang perut ibu hamil.