Pencarian populer
Kenapa ASI Perah Tidak Boleh Langsung Disimpan di Freezer?
Ilustrasi ASI perah. (Foto: Thinkstock)
Saat ibu menyusui bekerja atau melakukan aktivitas di luar rumah, menyediakan ASI perah penting dilakukan agar kebutuhan bayi tetap dapat terpenuhi. Mengutip laman Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) ada beberapa prinsip dasar yang harus diketahui sebelum menyimpan ASI:
1. Menyimpan ASI perah (ASIP) dalam suhu dingin dapat meningkatkan daya tahannya
2. Perubahan suhu ASIP diusahakan tidak drastis
3. Semakin sebentar waktu penyimpanan ASIP, maka semakin baik kualitasnya
Jika Anda berencana menyimpan ASI perah hingga 3 bulan ke depan, Anda dapat menyimpannya di dalam freezer. Namun, agar kualitanya tetap terjaga, jangan langsung menyimpan ASI perah di dalam freezer ya, Moms.
Perubahan suhu secara tiba-tiba bisa merusak kandungan gizi di dalam ASI perah. Itulah sebabnya, setelah diperah ASI sebaiknya jangan langsung disimpan di dalam freezer.
American Academy of Pediatrics (AAP) menganjurkan agar sebelum disimpan di dalam freezer, ASI perah disimpan terlebih dahulu di kulkas bagian bawah setidaknya selama 30 menit.
Ilustrasi ASI perah. (Foto: Thinkstock)
ASI yang disimpan di dalam freezer dengan pintu terpisah dari kulkas bagian bawah bisa bertahan hingga 3-6 bulan. Sementara bila disimpan di deep freezer (seperti freezer untuk menjual es krim), ASI perah bisa bertahan hingga satu tahun.
Hal lain yang juga perlu Anda perhatikan adalah aturan mencairkan ASI perah beku. Jika ingin mencairkan ASI perah dari freezer, sebaiknya pindahkan terlebih dahulu ke kulkas bagian bawah selama semalam, Moms. Setelah itu cairkan dengan air mengalir dan hangatkan dengan air hangat atau mesin penghangat susu. Hindari menghangatkannya dengan microwave karena dapat merusak nutrisinya.
Yang juga penting untuk diketahui dan diingat, jangan pernah membekukan ulang ASI perah yang sudah pernah dicairkan ya, Moms. Ini akan merusak kandungan nutrisi di dalam ASI perah. Menjaga kualitas dan nutrisi ASI sangat diperlukan untuk tumbuh kembang buah hati Anda.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: