kumparan
18 Sep 2019 13:19 WIB

Makan Permen Karet saat Hamil, Aman Enggak Ya?

ilustrasi ibu hamil makan permen karet Foto: Shutterstock
Ibu hamil ingin makan atau ngidam macam-macam, memang biasa. Menurut para pakar, sekitar 76-90% wanita hamil memang mengalami hal ini. Ngidamnya pun, bisa bermacam-macam. Mulai dari makanan tertentu, buah, jajanan hingga permen karet!
ADVERTISEMENT
Bicara soal permen karet, ada juga ibu hamil yang ingin mengonsumsinya bukan karena ngidam tapi karena kebiasaan. Ya Moms, mengunyah permen karet memang merupakan kebiasaan yang banyak dilakukan orang. Apakah Anda termasuk salah satunya?
Tapi urusan mengunyah permet karet bisa jadi sama sekali berbeda saat hamil. Sebab, banyak wanita hamil yang mengaku mengunyah permen karet bisa mengatasi atau setidaknya mengurangi mual di pagi hari (morning sickness). Meski begitu, mengingat permen karet bukanlah makanan alami tidak sedikit juga ibu hamil yang khawatir mengonsumsinya.
Nah Moms, sebenarnya apakah mengunyah permen karet aman selama masa kehamilan?
ilustrasi berbagai permen karet Foto: Shutterstock
Mengutip laman resmi American Pregnancy Assosiastion, pada umumnya mengunyah permen karet sesekali saat hamil tidak berbahaya. Meski begitu, aman-tidaknya secara pasti dapat bervariasi dari kasus per kasus. Misalnya jika ibu hamil memiliki komplikasi atau kemungkinan persalinan berisiko. Atau jika Anda menjalankan diet tertentu yang menjaga agar kalori Anda di bawah kontrol atau kadar gula minimum sehingga sebaiknya tidak makan permen karet. Bisa juga, dilihat dari jenis atau kandungan permen karetnya.
ADVERTISEMENT
Pasalnya permen karet diproduksi secara artifisial, Moms. Artinya jelas mengandung bahan kimia atau bahan sintetis yang membentuk strukturnya. Variasi rasa permen dibuat secara artifisial, warnanya juga buatan, dan unsur utama untuk rasa berasal dari zat pemanis kimia atau sirup jagung yang jelas tak sehat.
Di sisi lain, mengunyah permen karet juga bisa memberi ibu manfaat lho! Apa saja contohnya?
ilustrasi ibu hamil Foto: Shutterstock
Yang pertama terkait menahan keinginan makan yang berlebihan. Misalnya jika Anda diminta melakukan diet untuk mengendalikan berat badan yang bertambah terlalu cepat saat hamil. Kenapa bisa? Karena tindakan sederhana mengunyah sesuatu dapat menipu tubuh untuk merasa bahwa asupan makanan sedang terjadi dan mengurangi atau menunda keinginan makan Anda.
ADVERTISEMENT
Kedua, untuk mengurangi mual bila permen karet dibuat dengan stevia atau pemanis alami rendah kalori yang dapat menjadi pengganti gula. Stevia secara langsung terkait dengan mengurangi perasaan tak nyaman, memberi rasa lega dan aromanya mengurangi mual Anda.
Ketiga, untuk atasi mulas berulang pada ibu hamil. Dengan mengunyah permen karet, produksi air liur di mulut meningkat, yang masuk ke lambung dan membantu dalam melawan sisa asam lambung.
ilustrasi ibu hamil memeriksakan diri ke dokter Foto: Shutterstock
Tentu saja semua tetap ada batasnya, Moms. Jangan mengunyah permen karet berlebihan! Sebab tindakan mengunyah yang terus menerus dapat melemahkan otot-otot tulang rawan mulut yang hadir untuk melindungi rahang dari segala benturan.
Tidak hanya itu, kandungan artifisial dalam permen karet bisa menyebabkan masalah gigi hingga iritasi selama kehamilan. Pada beberapa orang yang mengalami fenilketonuria (kelainan genetika langka yang sudah ada sejak lahir), zat kimia aspartam di dalam permen karet dapat secara langsung memengaruhi janin dan membawa lebih banyak bahaya.
ADVERTISEMENT
Ibu hamil juga perlu waspada betul dengan pemanis di dalam permen karet. Pemanis buatan jenis sorbitol tidak baik untuk kesehatan usus bahkan diketahui dapat memengaruhi hingga menganggu pertumbuhan janin! Sementara permen karen yang mengandung sucralose bisa menyebabkan efek berbahaya terkait diabetes. Jadi baca dengan teliti kandungannya sebelum membeli.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan