Kumparan Logo

Panduan Memberi Makan Anak yang Sakit Demam Berdarah

kumparanMOMverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak demam berdarah  Foto:  Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak demam berdarah Foto: Thinkstock

Demam berdarah adalah penyakit yang menyerang segala usia. Mulai dari bayi, balita, hingga dewasa. Jika menyerang bayi dan anak, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti itu biasanya ditandai dengan demam serta timbulnya ruam-ruam merah.

Tak heran jika Anda panik saat si kecil terkena demam berdarah. Sebab anak jadi sering muntah, serta kehilangan nafsu makan. Bila 3 hari demamnya masih belum turun, Anda harus membawa si kecil ke dokter. Anda bisa membantu anak memulihkan kondisinya dengan memberikan 5 jenis makanan ini, Moms. 1. Makanan Bertekstur Lembut

Ilustrasi bubur. Foto: Thinkstock

Menurut buku Smart Parents: Pandai Mengatur Menu & Tanggap Saat Anak Sakit, anak yang tengah demam berdarah sebaiknya diberi makanan yang bertekstur lembut, mudah ditelan, dicerna, dan diserap usus. Misalnya seperti bubur, makanan yang direbus, sup, dan pisang. 2. Makanan Kaya Protein dan Vitamin C

Ilustrasi buah pepaya. Foto: Thinkstock

Protein dan vitamin C dapat membantu proses penyembuhan demam berdarah. Doronglah si kecil untuk mau makan daging, tempe, telur, susu yang kaya protein. Vitamin C yang meningkatkan sistem imun bisa didapat dari pepaya, jus jeruk, atau tomat.

3. Minum Banyak Cairan

Beragam jenis jus buah atau sayuran Foto: thinkstock

Saat mengalami demam berdarah, anak kehilangan banyak cairan. Oleh karena itu pengobatan untuk anak demam berdarah biasanya bersifat suportif yakni mengatasi kehilangan cairan plasma. Oleh karena itu anak butuh minum banyak cairan untuk menurunkan suhu tubuh dan mencegah dehidrasi. Selain air putih, anak bisa minum jus buah, air kelapa, dan oralit.

4. Makanan yang Meningkatkan Trombosit

Telur Foto: Thinkstock

Si kecil juga butuh makanan yang meningkatkan jumlah trombosit seperti jus delima, jambu, minyak ikan cod, kuning telur, bayam, dan kacang-kacangan

5. Hindari Sebagian Makanan

Mintalah anak bersabar untuk menghindari makanan yang mungkin ia sukai, seperti makanan pedas, minuman soda, minuman yang terlalu pedas, makanan dengan lemak jenuh, dan sayur mentah sebelum kondisinya benar-benar pulih.