Kumparan Logo

Tips Perbaiki Kebiasaan Belajar Anak Sebelum UAS Tiba

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ingin memperbaiki cara belajar anak Anda agar ia dapat menghadapi ujian semester yang akan datang dengan lebih baik? Cara yang paling jelas adalah: Jangan menunggu sampai masa ujian itu tiba! Berikut saran-saran terbaik yang kami rangkum dari para ahli untuk membantu anak belajar secara sistematis.

Setelah selesai mempelajari setiap topik

Ilustrasi anak mengulangi pelajarannya di rumah (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak mengulangi pelajarannya di rumah (Foto: Shutterstock)

Mintalah anak Anda mulai dengan membaca buku teks, catatan dan lembar materi dari guru, lalu lanjutkan dengan minta anak membuat catatannya sendiri untuk merangkum pelajaran dari buku, catatan dan lembar materi tersebut. Menulis ulang sesuatu dengan kata-kata sendiri membuat anak berpikir ulang tentang materi atau topik tersebut dan mengapa dia menuliskannya.

Bila anak Anda termasuk anak yang lebih cocok dengan cara belajar auditori, atau lebih mudah menerima dan mengolah informasi melalui indera pendengaran, Anda bisa minta ia menjelaskan materi tersebut dengan lantang kepada Anda. Ini membuat anak dapat mengatur apa-apa yang sudah dipahaminya dengan jelas dalam pikirannya atau mengidentifikasi area dan konsep yang dia perlu ia pelajari lagi.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah membuat peta pikiran atau mind map untuk membantu mengkonsolidasikan topik yang baru-baru ini dipelajari. Tidak usah bingung Moms, sekarang sudah banyak kok aplikasi membuat mind map yang bisa Anda unduh.

Setiap bulan, meski belum masa ujian

Ilustrasi anak belajar mengerjakan soal latihan (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak belajar mengerjakan soal latihan (Foto: Shutterstock)

Bantu anak menetapkan tujuan akademis yang jelas tetapi tetap realistis dan dapat dicapai anak setiap bulan. Sebagai contoh, tetapkan tujuannya adalah membaca satu bab dari buku pelajaran setiap malam, atau menyelesaikan satu set soal latihan setiap malam, untuk mendapatkan nilai tertentu dalam tes yang akan datang.

Jangan lupa untuk menjadwalkan istirahat reguler ke dalam jadwal, serta sisihkan waktu untuk bermain atau berolahraga sehingga anak dapat menghilangkan rasa cemas dan tegang juga terhindar dari stres akibat belajar terus-menerus.

Saat anak mengulang pelajarannya, coba bantu dengan memberi pertanyaan-pertanyaan yang mencakup lebih dari satu topik sehingga ia dapat terbiasa memahami topik yang saling berkaitan atau tematik. Berikan juga pertanyaan yang memungkinkan anak untuk memahami bagaimana kedua atau tiga materi dapat terhubung dalam satu topik tematik.

Agar anak tidak cepat bosan, hindari meminta anak terlalu banyak menghafal. Keatiflah membuat soal cerita bahkan puisi, kartun atau lagu untuk menyampaikan poin-poin materi yang hendak Anda sampaikan atau latih sehingga waktu belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Dua - tiga minggu sebelum masa ujian

Dampingi anak mengulang materi yang belum ia pahami (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Dampingi anak mengulang materi yang belum ia pahami (Foto: Shutterstock)

Ajak anak melakukan simulasi ujian di rumah. Cobalah menyelesaikan satu set materi setiap dua atau tiga hari misalnya. Ini akan membantu anak melatih manajemen waktu yang baik sekaligus membuat anak familiar berbagai jenis pertanyaan yang kelak mungkin ia hadapi.

Mintalah anak menghabiskan lebih banyak waktu untuk topik atau jenis pertanyaan yang menurutnya lebih sulit. Tidak masalah melewatkan topik yang sudah dikuasai untuk memperbaiki area di mana anak masih lemah. Dorong anak untuk berani atau tidak sungkan bertanya kepada Anda atau gurunya jika ia membutuhkan bantuan tambahan.

Selain itu, beri anak kesempatan untuk berlatih berpikir cepat, serta menulis dengan cepat, rapi, dan terbaca serta membiasakan diri mengalokasikan waktu yang cukup untuk memeriksa semua pekerjaannya. Ini penting dan akan sangat berguna nanti.

Satu minggu sebelum masa ujian

Tips perbaiki kebiasaan belajar anak sebelum UAS tiba (Foto: Shutterstock)
zoom-in-whitePerbesar
Tips perbaiki kebiasaan belajar anak sebelum UAS tiba (Foto: Shutterstock)

Berfokuslah untuk mengulas lembar-lembar latihan yang dikerjakan anak, sekali lagi perhatikan area kelemahannya. Pastikan anak mengerti dan dapat menjawab pertanyaan yang sulit.

Buat daftar gagasan, konsep, dan fakta utama dari setiap materi lalu beri anak latihan soal untuk melihat berapa banyak yang dapat diingatnya. Setelah itu, buat daftar untuk poin-poin yang anak masih lupa dan lihat berapa banyak dari yang bisa dia ingat untuk kedua kalinya.

Untuk mata pelajaran seperti matematika, Anda dapat minta anak menyusun atau merangkum daftar cara-cara yang paling sering digunakan untuk menjawab soal-soal. Jika suatu topik memiliki cara atau rumus yang membutuhkan penghafalan, pastikan bahwa anak tahu kapan dan bagaimana menggunakannya.

Sehari sebelum ujian

Ilustrasi Anak Tidur (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Tidur (Foto: Thinkstock)

Tidak masalah untuk mengulangi lagi materi atau belajar sehari sebelum ujian, tetapi jangan sampai menjejalkan anak ya, Moms. Menjejalkan atau belajar habis-habisan sehari sebelum ujian tidak efektif karena hanya akan membuat anak berusaha memasukkan sebanyak mungkin informasi ke otaknya sehingga otak justru tidak dapat menyimpan informasi baru apa pun untuk diingat.

Lebih baik, bantu anak tetap tenang jika dia gelisah, toh tidak ada gunanya marah atas sesuatu yang belum terjadi. Ingatkan anak dengan lembut untuk melakukan yang terbaik dalam ujian dan pujilah dia atas kerja keras yang ditunjukkannya.

Bantu juga anak menyiapkan alat tulis yang perlu ia bawa dan terakhir, pastikan anak tidur nyenyak sehingga dia bangun dengan segar esok hari. Semoga semuanya berjalan dengan lancar, ya!