Pencarian populer

Vonis Caesar akibat Panggul Sempit pada Ibu Hamil, Apa Maksudnya?

Ibu Hamil (ilustrasi). (Foto: Thinkstock)

Cephalopelvic Disproportion (CPD), itulah istilah kedokteran untuk kondisi panggul sempit yang membuat ibu hamil harus melahirkan dengan operasi caesar. CPD atau panggul sempit terjadi ketika kepala atau tubuh bayi terlalu besar untuk masuk melalui panggul ibu. Ketika dokter sudah membuat diagnosis CPD yang akurat, jenis persalinan yang paling aman untuk ibu dan bayi adalah bedah caesar.

Kondisi panggul sempit ini bisa terjadi karena beberapa hal, Moms. Di antaranya, bayi besar karena faktor keturunan, diabetes, postmaturitas (masih hamil setelah tanggal jatuh tempo telah berlalu atau ketika bayi belum lahir setelah 42 minggu kehamilan), multiparitas (ibu telah melahirkan bayi hidup atau mati beberapa kali atau hingga lebih dari 5 kali), posisi janin yang tidak normal, hingga karena bentuk pelvis kecil atau tidak normal.

Bagaimana cephalopelvic disproporsi (CPD) didiagnosis? Sayangnya, CPD jarang bisa didiagnosis sebelum persalinan dimulai. Sebab selama persalinan, kepala bayi dapat mengerut sementara sendi panggul menyebar untuk menciptakan lebih banyak ruang bagi bayi untuk melewati panggul.

Ilustrasi Operasi Caesar. (Foto: Thinkstock)

Jadi umumnya, CPD baru diketahui ketika kemajuan persalinan tidak cukup dan terapi medis seperti penggunaan oksitosin tidak berhasil atau tidak dicoba. Saat inilah, baru dapat diputuskan apakah bayi dianggap besar atau panggul ibu terlalu kecil, termasuk apakah dokter perlu melakukan tindakan mengeluarkan bayi melalui operasi caesar.

Meski begitu, kasus CPD atau panggul sempit pada ibu hamil sebenarnya jarang terjadi. Menurut American College of Nurse Midwives (ACNM), CPD hanya terjadi pada 1 dari 250 kehamilan. Jadi jangan terlalu khawatir ya, Moms. Jika Anda telah didiagnosis mengalami hal ini, cobalah untuk tetap tenang dan ikuti saran terbaik dari dokter.

Kondisi CPD juga tidak berarti bahwa Anda akan memiliki masalah yang sama pada kehamilan dan persalinan berikutnya. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Public Health, lebih dari 65% wanita yang telah didiagnosis dengan CPD pada kehamilan sebelumnya dapat melahirkan secara normal pada kehamilan berikutnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: