Agenda Ijtima Ulama IV: Bahas Pemulangan Rizieq hingga Masalah Politik

Persatuan Alumni (PA) 212 akan menggelar Ijtima Ulama IV di Hotel Lorin, Sentul, Jawa Barat, Senin (5/8). Juru bicara Ijtima Ulama IV, Slamet Maarif, menyebut ada beberapa topik yang akan dibahas di forum tersebut, termasuk soal dakwah, ekonomi, kelembagaan, hingga politik.
"Fokus pada gerakan keumatan dan menguatkan kembali arah perjuangan umat Islam Indonesia untuk Indonesia yang lebih baik," kata Slamet kepada kumparan, Senin (5/8).
"Pastinya termasuk bagaimana langkah pemulangan HRS (Habib Rizieq Syihab) kelanjutan perjuangan 17 pakta integritas," imbuhnya.
Namun, ia menyebut, soal bagaimana proses pemulangan Rizieq akan diserahkan kepada masukan-masukan dari Ijtima Ulama. Termasuk soal kemungkinan syarat yang akan diajukan untuk melanjutkan koalisi.
"Ya liat masukan ulama besok dong," ungkapnya.
Terkait kehadiran tokoh politik, berbeda dengan Ijtima Ulama sebelumnya, di acara kali ini tidak ada tokoh politik yang diundang. Menurut Slamet, hal ini memang disengaja agar forumnya bisa lebih fokus.
"Biar fokus kita dengar masukan dari ulama dan tokoh 212," pungkasnya.
Sementara itu, Jubir PA 212 Novel Bamukmin menyebut dalam agenda itu juga akan dibahas soal kemungkinan mengevaluasi posisi Amien Rais sebagai salah satu penasihat PA 212. Hal itu lantaran pernyataan Amien yang ingin kekuasaan dibagi 55-45 apabila Prabowo masuk gerbong Jokowi.
"Kalau saya pribadi maunya oposisi. Kalau Pak Amien tidak mau oposisi harus melepaskan diri dari Dewan Penasihat PA 212, begitu juga Prabowo yang memang bukan bagian dari PA 212," kata Novel saat dihubungi.
