Barracuda dan Water Canon Siaga Jelang Demo di Bawaslu

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan personil gabungan kepolisian dan Brimob berjaga depan kantor Bawaslu RI di Jalan Thamrin, Jakarta. Foto: Efira Tamara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan personil gabungan kepolisian dan Brimob berjaga depan kantor Bawaslu RI di Jalan Thamrin, Jakarta. Foto: Efira Tamara/kumparan

Sekelompok massa dari yang menamakan diri Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan & Kebenaran (GERAK) yang diinisiasi oleh Mayjen (Purn) Kivlan Zen dan caleg PAN Eggi Sudjana akan menggelar unjuk rasa di Bawaslu RI. Anggota kepolisian juga sudah bersiaga untuk mengamankan aksi.

Sejumlah kendaraan personil gabungan kepolisian, TNI, dan Brimob berjaga depan kantor Bawaslu RI di Jalan Thamrin, Jakarta. Foto: Efira Tamara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan personil gabungan kepolisian, TNI, dan Brimob berjaga depan kantor Bawaslu RI di Jalan Thamrin, Jakarta. Foto: Efira Tamara/kumparan

Pantauan kumparan di lokasi, ratusan anggota kepolisian sudah bersiaga di lokasi. Sejumlah kendaraan taktis seperti water canon dan Barracuda juga sudah disiagakan.

GERAK akan menggelar aksi untuk menuntut paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf didiskualifikasi oleh KPU dan Bawaslu selaku penyelenggara pemilu.

Sejumlah kendaraan personil gabungan kepolisian dan Brimob berjaga depan kantor Bawaslu RI di Jalan Thamrin, Jakarta. Foto: Efira Tamara/kumparan

Hingga pukul 10.15 WIB, belum ada satu pun elemen massa yang tiba di Bawaslu. Anggota kepolisian juga masih duduk hingga berbincang santai menunggu datangnya massa yang akan berdemo.

Sejumlah kendaraan personil gabungan kepolisian dan Brimob berjaga depan kantor Bawaslu RI di Jalan Thamrin, Jakarta. Foto: Efira Tamara/kumparan

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, telah menyiapkan 11.000 personel untuk menjaga aksi demo hari ini.

“Ya sudah kita terima surat pemberitahuannya. Kita siapkan 11.000 personel,” kata Argo, Rabu (8/5).

Sementara itu, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar. Eggi akan diperiksa sebagai tersangka untuk pertama kalinya pada Senin (13/5).

kumparan post embed