Bobby soal Dukungan Jokowi di Pilwalkot Medan: Tergantung Saya

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bobby Nasution di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Foto: Rafyq Pandjaitan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bobby Nasution di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Foto: Rafyq Pandjaitan/kumparan

Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution, diisukan akan diusung maju di Pilwalkot Medan 2020. Bobby menyebut, jika benar-benar akan maju, ia pasti akan meminta pendapat Jokowi terlebih dahulu sebagai orangtua.

"Ayah kandung saya sudah tidak ada. Jadi, bapak saya, saya anggap Pak Jokowi. Jadi tentu perlu ada pandangan dari orangtua laki-laki saya, Pak Presiden," ujar Bobby di Kantor DPW NasDem Sumatera Utara, Selasa (10/9).

Namun, meski meminta saran dari Jokowi, Bobby menilai keputusan akhirnya ada di tangannya sendiri. Apalagi, menurutnya, Jokowi tidak pernah melarang anak-anaknya untuk terjun di bidang tertentu.

"Kalau setuju tidak setuju tergantung saya, tergantung anak-anaknya. Kita tidak pernah ditetapkan, mau politik, mau bisnis, kita maunya apa enggak pernah (dilarang)," tuturnya.

"Yang penting yakin dan sungguh-sungguh, kerjanya betul. Tidak ada yang aneh-aneh," tambah Bobby.

Bobby dan Isakndar ST saat bertemu di Sekretariat Nasdem. Foto: Dok. Istimewa

Sementara itu Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar ST mengatakan, partainya sudah jauh-jauh hari memasukkan nama Bobby sebagai sosok dari eksternal NasDem yang akan diajukan untuk mengikuti Pilwalkot Medan 2020.

Iskandar menuturkan, Bobby Nasution merupakan tokoh muda yang energik yang memiliki integritas, moralitas, dan kapasitas mumpuni. Selain itu, Bobby dinilai juga bisa melakukan komunikasi ke tingkat pusat.

"Ini merupakan lompatan besar bagi pembangunan di Kota Medan. Karena tidak mungkin membangun Kota Medan hanya menggunakan anggaran daerah saja," ujar Iskandar.

Namun Iskandar menggarisbawahi bahwa pertemuan NasDem dengan Bobby tidak terkait dukungan Pilwalkot Medan 2020. Dia mengatakan, pertemuan itu hanya ajang sharing dan silaturahmi saja tanpa ada pembahasan dukung-mendukung atau usung-mengusung.